Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Difasilitasi Garuda, dari Meksiko bisa langsung ke Banyuwangi

Difasilitasi Garuda, dari Meksiko bisa langsung ke Banyuwangi Garuda buka rute baru. ©2013 merdeka.com/didi syafirdi

Merdeka.com - Maskapai penerbangan Garuda Indonesia membuka rute baru Surabaya-Banyuwangi-Denpasar mulai Kamis, (1/5). Perusahaan penerbangan pelat merah itu menggunakan pesawat ATR 72-600 yang baru saja didatangkan dari Prancis.

Salah satu pertimbangan menggarap rute Banyuwangi adalah potensi daerah sebagai tujuan investasi dan pariwisata. "Kami berharap masuknya Garuda bisa mendonorkan darah baru bagi pergerakan ekonomi Banyuwangi," ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas melalui siaran pers yang diterima merdeka.com, Kamis (1/5).

Dia tidak menampik bahwa kehadiran Garuda berpotensi mendorong geliat pertumbuhan ekonomi Banyuwangi. "Aksesibilitas kini sangat mudah, sehingga investor dan wisatawan bisa lebih banyak masuk ke Banyuwangi," tutur Anas.

Pergerakan investasi di Banyuwangi terus bertumbuh, di mana pada 2013 mencapai Rp 3,2 triliun, naik 175 persen dibanding 2012. Kunjungan wisatawan mancanegara juga meningkat tajam hampir 100 persen dari 5.502 orang pada 2012 menjadi 10.462 orang. 

"Saya yakin turis akan semakin banyak datang ke Kawah Ijen, Pantai Pulau Merah, Sukamade, Pantai Plengkung, maupun untuk menikmati wisata budaya. Demikian pula investasi bisa meningkat pesat. Muara dari semua itu adalah ekonomi lokal yang bergerak dinamis, kesejahteraan masyarakat naik,” kata Anas.

Direktur Layanan Garuda Indonesia Faik Fahmi mengatakan, pihaknya melirik pasar penerbangan Banyuwangi karena perkembangan daerah yang cukup pesat.

"Garuda telah masuk dalam Sky Team Global Alliance dengan 19 maskapai dunia, sehingga saling terhubung. Penerbangan dari Meksiko, misalnya, sudah bisa pesan langsung tiket ke Banyuwangi karena terhubung dengan Garuda," ujar Faik.

Bicara soal potensi penerbangan Banyuwangi, diklaim cukup positif. Indikatornya bisa dilihat dari jumlah penumpang pesawat yang tumbuh signifikan.

Pada 2011, jumlah penumpang di bandara Banyuwangi hanya 7.000 orang. Setahun kemudian melonjak tiga kali lipat menjadi 24.000 orang. Pada 2013 meningkat lagi menjadi 44.000 orang.

"Tahun ini kami targetkan bisa 100.000 penumpang di Bandara Blimbingsari Banyuwangi," kata Anas.

Dari sisi infrastrukturnya, landasan pacu atau runway bandara juga telah diperpanjang. Landasan pacunya menjadi 1.800 meter. Luas bandara Blimbingsari dengan terminal baru direncanakan mencapai 3.500 meter persegi.

Karena mengusung konsep green airport, bandara ini didesain tanpa AC, kecuali di ruangan tertentu. Sumber pencahayaan mengandalkan matahari sebagai penerang ruangan di siang hari.  (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP