Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Diberi anggaran terbesar tahun depan, ini daftar pembangunan KemenPU-PR

Diberi anggaran terbesar tahun depan, ini daftar pembangunan KemenPU-PR Forum merdeka barat 9. ©2017 Merdeka.com/anggun

Merdeka.com - Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2018, pemerintah berencana mengalokasikan belanja infrastruktur sebesar Rp 409 triliun dari total belanja negara Rp 2.204,4 triliun. Sementara itu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) memperoleh alokasi anggaran terbesar yakni Rp 106,9 triliun.

Staf Ahli bidang Keterpaduan Pembangunan Kementerian PUPR, Adang Ahmad, mengatakan belanja infrastruktur yang dirancang pemerintah sebagian besar akan digunakan untuk pembangunan jalan dan jembatan, bendungan, perumahan dan pemukiman, jalur kereta, bandara, serta informasi dan telekomunikasi.

"Sementara itu untuk Kementerian PUPR dengan anggaran sebesar Rp 106,9 triliun akan dialokasikan pada empat sektor prioritas," ujar Adang di Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Sabtu (19/8).

Empat sektor prioritas tersebut adalah peningkatan konektivitas sebesar Rp 41,3 triliun, ketahanan pangan dan air sebesar Rp 37,3 triliun, pemukiman sebesar Rp 15,9 triliun dan perumahan sebesar Rp 9,6 triliun.

Terkait peningkatan konektivitas, Kementerian PUPR akan kembali membangun jalan baru sepanjang 864 kilometer, preservasi jalan nasional sepanjang 46.000 kilometer pembangunan jembatan baru sepanjang 8.037 meter.

"Kemudian preservasi jembatan direncanakan sepanjang 487.515 meter, pembangunan flyover, underpass, terowongan sepanjang 588 meter dan pembangunan jalan tol sepanjang 25 kilometer yang menggunakan APBN dan 590 kilometer yang berasal dari pendanaan investor atau badan usaha," jelasnya.

Untuk mencapai ketahanan pangan dan air, Kementerian PUPR akan mengalokasikan anggaran bagi pembangunan 47 bendungan. Di mana akan dibangun 11 bendungan baru dan 36 on-going. Selain itu juga akan dilakukan pembangunan jaringan irigasi baru seluas 54.000 hektar dan rehabilitasi jaringan irigasi yang rusak seluas 160.000 hektar.

"Di sektor permukiman, cakupan layanan air minum nasional juga akan ditingkatkan dengan membangun system penyediaan air minum dengan target produksi 9.372 liter per detik. Kemudian, pengolahan air limbah di berbagai daerah juga akan dibangun dengan target 860.836 kepala keluarga," paparnya.

Kementerian PUPR juga masih akan fokus pada penyediaan perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Kementerian PUPR menargetkan sebanyak 6.328 unit melalui pembangunan rumah susun,180.000 unit rumah swadaya, 5.000 unit rumah khusus, dan bantuan prasarana dan utilitas bagi 15.400 unit.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP