Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dibeking Jokowi, Menteri Susi jumawa dan tak takut asing

Dibeking Jokowi, Menteri Susi jumawa dan tak takut asing sidang paripurna kabinet kerja. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Sejak ditunjuk menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti kerap melontarkan pernyataan bernada keras. Terutama soal kuasa asing di sektor kelautan dan perikanan nasional.

Berulang kali Susi menyampaikan bakal membuat kebijakan agar negara lain tidak semena-mena mengeruk kekayaan laut Indonesia. Dia mengaku tidak gentar karena kebijakannya diklaim demi kepentingan bangsa dan negara.

Satu hal yang membuat Susi tidak gentar adalah dukungan dari orang nomor satu negeri ini yakni Presiden Joko Widodo. "Kan Pak Presiden dukung saya. Siapa yang lebih besar dari Presiden?," ujarnya sat ditemui di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (5/11).

Saat ini Susi tengah menyusun moratorium pemberian izin tangkap ikan pada kapal besar dengan kapasitas 30 GT. Selain itu, Susi akan membebaskan izin pada kapal nelayan kecil milik penduduk lokal.

Di tempat terpisah, Menteri Koordinator Kemaritiman Indroyono Soesilo menjelaskan moratorium izin akan diberlakukan hingga akhir tahun ini.

Pemerintah ingin mengkaji kebijakan pemberian izin khususnya untuk menggenjot penerimaan negara dari sektor bukan pajak. Saat ini target PNBP dari sektor kemaritiman ditetapkan sebesar Rp 250 miliar.

"Kita targetkan PNBP bisa meningkat menjadi Rp 1,5 triliun," ucapnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan percakapan dengan Susi Pudjiastuti saat mengangkatnya menjadi menteri Perikanan dan Kelautan. Susi merasa kaget dan bertanya kepada Jokowi.

"Pak saya surprise, Bapak (Jokowi) angkat saya jadi Menteri, sebelumnya saya sering disebut gila karena saya keras melemparkan ide dan mengkritik ke menteri-menteri sebelumnya soal masalah perikanan dan kelautan, tapi Bapak kok percaya pada saya?" kata Susi saat itu.

Jokowi menjawab enteng pertanyaan Susi. "Ya Saya memang butuh orang 'gila' untuk melakukan terobosan," tegas Jokowi yang diunggah dalam akun Facebook resminya, Sabtu (1/11).

Mendengar jawaban Jokowi, Susi malah tertawa. Jokowi mengaku senang dengan cara kerja Susi yang dalam jam-jam pertama pekerjaannya membuka kesadaran publik bagaimana potensi laut kita dicuri nelayan asing. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP