Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Di depan penulis, Sri Mulyani curhat gajinya lebih kecil dibanding dirjen pajak

Di depan penulis, Sri Mulyani curhat gajinya lebih kecil dibanding dirjen pajak Sri Mulyani. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal pajak menggelar dialog perpajakan bagi penulis dan pekerja seni di Gedung Marie Muhammad Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta. Dialog ini digelar terkait keluhan penulis Tere Liye yang memutuskan untuk menarik hak cipta bukunya, akibat beban pajak yang ditanggung terlalu tinggi.

Pada acara tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani mempresentasikan mengenai perpajakan dan simulasi membayar pajak. Meski bukan pegawai pajak, dia akan mencoba mempersentasikan simulasi tersebut supaya para pekerja seni paham mengenai perpajakan.

"Saya akan coba persentasi walaupun bukan tukang pajak ya soalnya yang bikin pegawai pajak kita," katanya, di kantor Ditjen Pajak, Jakarta, Rabu (13/9) malam.

Menurutnya, Menteri Keuangan tidak identik dengan masalah pajak karena yang lebih paham tentu para pegawai pajak. Apalagi gajinya sebagai Menkeu lebih kecil dari Dirjen Pajak.

"Soalnya gajinya lebih kecil dari dirjen pajak. Itu beneran," cetus dia.

Dia menambahkan, pungutan pajak sudah diatur di dalam Undang-undang atau konstitusi sehingga pihaknya hanya menjalankan tugas berdasarkan peraturan konstitusi. "Kalau itu menyangkut UU kalau aspirasi masyarakat begitu kuatnya dan ingin mengubah UU kita akan lakukan tapi ada prosesnya," ujar mantan Direktur Bank Dunia itu.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP