Di Asia, Singapura dinilai paling ciamik bikin pekerja berkualitas
Merdeka.com - Singapura dinilai menjadi negara paling unggul di Asia dalam membentuk pekerja berkualitas.
Itu didasarkan pada survei dilakukan IMD, sekolah internasional bisnis dan manajemen berbasis di Swiss, pada 4 ribu eksekutif tersebar di 61 negara. Studi bertajuk "IMD World Talent 2015" tersebut dikeluarkan pad 17 November lalu.
Penilaian didasarkan pada tiga kriteria utama.
Pertama, investasi negara dalam pengembangan tenaga kerja. Ini meliputi, antara lain, besaran anggaran pendidikan, rasio guru dan murid, pelatihan karyawan, dan lainnya.
Kedua, daya tarik negara. Ini terkait kemampuan negara dalam menyediakan kualitas hidup yang bisa mencegah pelarian pekerja lokal berkualitas ke negara lain (brain drain).
Ketiga, Kesiapan tenaga kerja. Ini mencakup kemampuan sistem pendidikan negara menyiapkan tenaga kerja sesuai tuntutan dunia usaha.
Berdasarkan itu, IMD kembali menempatkan Swiss di peringkat teratas. Diikuti, Denmark, Luksemburg, Norwegia, Belanda, Finlandia, Jerman, Kanada, Belgia, dan Singapura.
Negara terakhir melompat enam peringkat ketimbang tahun lalu. Ini menjadikan singapura menjadi satu-satunya negara di Asia berhasil masuk sepuluh besar.
Hong Kong berada di peringkat 12, naik sembilan level ketimbang tahun lalu. Sementara, Malaysia harus turun lima tangga lantaran duduk di peringkat 15.
"Kelincahan atau kecerdasan menjadi atribut kunci buat negara-negara berhasil menduduki peringkat atas," kata Arturo Bris, Director IMD World Competitiveness Center, seperti dikutip situs Channel News Asia, kemarin.
Negara dengan ekonomi besar, macam Amerika Serikat duduk di peringkat 14, Inggris (21), Prancis (27), dan China (40). Posisi buncit dihuni Bulgaria.
Sementara Indonesia tak disebut berada di peringkat berapa. Namun, berdasarkan studi tahun lalu, Indonesia nangkring di posisi 25. (mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya