Dermaga Pertamina rusak parah dihantam kapal tanker
Merdeka.com - Dermaga Buatan milik Pertamina yang terletak di Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak rusak parah akibat dihantam kapal tanker Intan Daya 9 Batam, Senin (3/2), pukul 16.09 WIB. Anehnya, seusai menghantam dermaga, kapal tanker bermuatan peti kemas itu tak berhenti alias melanjutkan perjalanan ke Pekanbaru.
"Kerusakan terjadi pada Dolphin dermaga, kedudukan crane hose patah, rumah jaga kerangan condong, oil boom putus, lampu rotary barat roboh dan kabel terputus, serta line steam 3 inci dan line loading 18 inci bergeser," ujar Pjs Manajer Hubungan Masyarakat Pertamina EP Arya Dwi Paramita melalui keterangan tertulis, Rabu (5/2).
Rusaknya dermaga juga memberi dampak pada pendistribusian minyak ke luar kawasan Siak. "Proses pengiriman minyak mentah dari lapangan Lirik ke Kilang Sei Pakning menjadi terhambat," kata dia.
Pertamina EP, menurut Arya, melakukan sejumlah langkah untuk mencegah agar dampak yang ditimbulkan tidak semakin parah. Salah satunya dengan melakukan percepatan perbaikan agar proses distribusi minyak mentah tidak terhambat terlalu lama.
"Pertamina EP juga telah melakukan upaya pengamanan dengan memasang slickbar (pelampung) penghalang minyak, mengantisipasi jika terjadi kebocoran akibat peristiwa tersebut," terang dia.
Lebih lanjut, Arya menerangkan, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan otoritas pengelola pelabuhan untuk segera menyelesaikan permasalahan yang terjadi. Hal ini mengingat dermaga tersebut memiliki peran sangat vital terhadap pendistribusian minyak mentah dan digunakan tidak hanya oleh Pertamina .
"Dermaga tersebut juga digunakan untuk pengumpulan minyak mentah dari beberapa perusahaan yang bekerja sama dengan PT Pertamina , yakni PT Pertamina EP Lirik, PT Medco dari Lirik, PT Tonga Medan dan PT SPE dari Rohul," pungkas dia. (mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya