Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Defisit Keuangan BPJS Kesehatan Diperkirakan Capai Rp16,5 Triliun di 2019

Defisit Keuangan BPJS Kesehatan Diperkirakan Capai Rp16,5 Triliun di 2019 BPJS Kesehatan di Malang. ©2016 merdeka.com/darmadi sasongko

Merdeka.com - Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) telah selesai mengaudit penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dilakukan BPJS Kesehatan. Hasilnya, perseroan masih mengalami defisit keuangan yang terus membengkak dari tahun ke tahun.

Menurut perhitungan BPKP pada 30 Juni 2018 lalu, defisit yang dialami BPJS Kesehatan sempat diproyeksikan sebesar Rp10,98 triliun. Untuk tahun ini, perseroan memperkirakan nilai defisit keuangan akan bertambah menjadi Rp16,5 triliun.

Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Andayani Budi Lestari mengatakan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan elemen pemerintahan.

"Kita sama-sama dengan pemerintah untuk bisa dicarikan jalan keluar. Kan lagi proses," ungkap Andayani saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (15/5).

Secara konkret rencana untuk mengatasi defisit ini, dia melanjutkan, BPJS Kesehatan masih menunggu hasil review dari BPKP. Dia menyatakan, hasil kajian tersebut nantinya akan disampaikan oleh BPKP selaku auditor.

Adapun hasil review ini akan keluar setelah kembali dilakukan proses Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak terkait. Dia pun menargetkan, hasil review tersebut bisa dirilis pada Semester I Tahun ini.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP