Datangkan Wisatawan, Pemerintah Siap Beri Voucher Hotel dan Diskon Tiket Pesawat
Merdeka.com - Juru Bicara Satgas Penanganan Dampak COVID-19 Kemenparekraf, Ari Juliano Gema, mengatakan pemerintah tengah mengkaji insentif bagi wisatawan untuk mendorong kunjungan pariwisata. Insentif yang akan diberikan nantinya berupa voucher hotel, restoran dan diskon tiket pesawat.
"Ini sedang dibahas juga dengan Kementerian Keuangan supaya bagaimana ada insentif kepada wisatawan sehingga wisatawan nanti tertarik. Misalnya yang banyak diusulkan seperti voucher hotel, restoran dan diskon tiket penerbangan," ujarnya di Jakarta, Selasa (4/7).
Ari mengatakan, usulan pemberian insentif bagi wisatawan ini memang sudah pernah dicanangkan pada awal tahun saat terjadi penurunan kunjungan wisatawan. Namun tertunda seiring dengan meningkatnya pasien Virus Corona di Indonesia dan penutupan beberapa tempat wisata.
"Itu memang sudah pernah dibahas. Kita lihat ke depan kalau memang sudah banyak daerah terbuka dan membutuhkan insentif itu maka mungkin Kemenkeu akan kembali mempersiapkan insentifnya dan mengeksekusi tersebut," paparnya.
Pemberian insentif tersebut, kata Ari, untuk mendukung kunjungan pariwisata dari sisi permintaan atau demand. Untuk pelaku usaha sendiri, pemerintah sudah memberikan dukungan berupa pinjaman lunak melalui Bank Pembangunan Daerah (BPD).
"Kita ingin menyelamatkan industrinya, ada yang disalurkan ke BPD, ada pinjaman yang menarik di industri wisata dan ekraf. Kalau sudah baik, beberapa daerah masuk zona sedang, akan dikeluarkan insentif sehingga supply dan demand terjaga. Supply sudah kita tangani melalui bansos, industrinya kita beri pinjaman lunak," tandasnya.
Presiden Jokowi: Diskon Tiket Pesawat Tak Akan Tambah Penyebaran Virus Corona
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comPresiden Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan pemberian diskon tiket dan sejumlah insentif tarif hotel untuk 10 daerah wisata di Indonesia tidak akan menambah penyebaran Virus Corona jenis baru (COVID-19) di Indonesia.
"Tidak, insentif itu kan kita berikan kepada wisatawan dari daerah-daerah yang sudah diperkirakan tidak menjadi episentrum dari virus corona," kata Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/3).
Pada hari ini, Presiden Jokowi mengumumkan dua orang warga negara Indonesia (WNI) yaitu seorang ibu berusia 64 tahun dan anaknya berusia 31 tahun di Depok, Jawa Barat, yang positif terjangkit virus corona jenis baru dan saat ini sedang dirawat di RS Penyakit Infeksi Sulianti Suroso sejak 1 Maret 2020.
Sedangkan pekan lalu pemerintah memberikan insentif berupa diskon tiket pesawat untuk memulihkan kembali sektor pariwisata yang sempat terhantam dampak virus corona. Diskon ini akan diberikan mulai 1 Maret 2020.
"Saya kira sudah dihitung semuanya, karena kita ingin kasus-kasusnya terselesaikan, tapi ekonomi kita juga pada kondisi yang baik dan normal. Itu keinginan kita," tambah Presiden Jokowi.
Sedangkan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan insentif tersebut diberikan kepada wisatawan asing dengan tingkat risiko virus corona rendah.
"Jadi pariwisata jalan, tentu dari wisatawan mancanegara yang risikonya rendah dan kita sudah punya protokol untuk itu. Kedua, yang utama mendorong wisata dalam negeri, wisata Nusantara, dan juga kegiatan-kegiatan MICE dari kementerian, jadi itu yang untuk menunjang industri pariwisata," ungkap Airlangga.
Diskon tiket pesawat sendiri diberikan hingga separuh harga alias 50 persen terhadap harga tiket.
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan diskon tersebut akan diberikan untuk 25 persen kursi per pesawat yang terbang ke 10 destinasi pilihan selama 3 bulan sejak 1 Maret sampai 31 Mei 2020.
Pemerintah sendiri memberikan diskon untuk tiket pesawat mulai dari 45-50 persen. Pertama, diskon diberikan sebesar 45 persen dari harga tiket untuk penerbangan pada maskapai full service.
Kedua, untuk pesawat medium class akan diberikan diskon tiket sebesar 48 persen. Ketiga maskapai low cost carrier akan mendapatkan diskon 50 persen dari harga tiket.
Diskon diberikan untuk penerbangan ke 10 destinasi wisata pilihan, yaitu Batam, Denpasar, Yogyakarta, Labuan Bajo, Lombok, Malang, Manado, Silangit-Danau Toba, Tanjung Pandan, dan Tanjung Pinang.
Setidaknya akan ada 430 ribu tiket yang akan didiskon selama tiga bulan ke depan.
Total pemerintah menggelontorkan sekitar Rp500 miliar untuk diskon 30 persen kepada semua penerbangan ke 10 destinasi wisata. Kemudian 20 persen diskon diberikan dari kontribusi Pertamina, Angkasa Pura I dan II, serta AirNav.
Detilnya, Pertamina berkontribusi pada 15 persen diskon, 5 persen sisanya merupakan kontribusi dari Angkasa Pura I dan II serta AirNav.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya