Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Data BPS: Harga Tiket Pesawat Turun 24 Persen Imbas PSBB dan Larangan Mudik

Data BPS: Harga Tiket Pesawat Turun 24 Persen Imbas PSBB dan Larangan Mudik Lion Air. ©2016 Merdeka.com/iqbal s nugroho

Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya penurunan tarif angkutan udara atau harga tiket pesawat hingga 24 persen di beberapa wilayah di Indonesia.

Kepala BPS, Suhariyanto menyatakan, tarif angkutan udara di berbagai daerah mengalami penurunan gara-gara penerapan PSBB hingga adanya larangan mudik. Ini kemudian berimbas pada menurunnya permintaan, menyebabkan kelompok transportasi mengalami deflasi sebesar 0,42 persen.

"Kelompok pengeluaran transportasi mengalami deflasi 0,42 persen, cukup besar dikarenakan adanya pembatasan sosial berskala besar dan larangan mudik sehingga permintaan menurun," kata Suhariyanto dalam konferensi pers virtual, Senin (4/5).

Kata Suhariyanto, penurunan harga tiket pesawat tertinggi terjadi di Manado, yaitu sebesar 24 persen dan Lhokseumawe yang turun 20 persen.

Jumlah Penumpang Pesawat Turun

pesawat turun rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Secara spesifik, data BPS menunjukkan, jumlah penumpang angkutan udara domestik pada Maret 2020 tercatat turun menjadi 4,6 juta orang atau turun 20,84 persen dibanding Februari 2020.

Kemudian, jumlah penumpang tujuan luar negeri turun 50,44 persen menjadi 558,7 ribu orang. Selama Januari–Maret 2020 jumlah penumpang domestik sebanyak 16,7 juta orang atau turun 10,12 persen dan jumlah penumpang internasional sebanyak 3,4 juta orang atau turun 24,15 persen dibanding periode yang sama tahun 2019.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP