Darmin sudah mengira kemiskinan bakal meningkat
Merdeka.com - Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengaku telah memprediksi bakal terjadi peningkatan angka kemiskinan di Tanah Air. Ini menyusul peningkatan harga pangan sudah sulit diimbangi pendapatan masyarakat.
"Income orang per orang turun. Sementara harga pangannya nggak turun. Kemiskinan ngukurnya begitu, incomenya berapa, pangan harganya berapa, karena itu yang paling besar peranannya dalam mengukur tingkat kemiskinan. Ada juga yang lain tapi yang paling besar pangan," papar darmin di Istana Negara, Jakarta, Rabu (16/9).
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin mencapai 28,59 juta jiwa atau 11,26 persen dari total penduduk Indonesia pada Maret 2015. Ini meningkat 0,26 persen dibandingkan September 2014.
Darmin mengungkapkan penurunan tingkat pendapatan masyarakat Indonesia terjadi sejak dua tahun lalu. Kala itu, komoditas unggulan Indonesia, seperti kelapa sawit dan karet, mengalami kemerosotan harga di pasar internasional.
"Nah orang yang disini jika incomenya sedikit terganggu atau sebaliknya harga pangannya yang sedikit berubah itu jumlah orang miskinnya berubah."
Darmin meyakini angka kemiskinan masih bisa diturunkan. Mengingat, pemerintah berusaha menggenjot pertumbuhan ekonomi dibarengi dengan penyaluran bantuan masyarakat.
"Kan ada dana desa, kan ada beras miskin. Kan namanya juga untuk orang miskin, ya beras yang paling utama. Jadi sebetulnya sudah diantisipasi." (mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya