Darmin meyakini ekonomi melambat karena musim panen mundur
Merdeka.com - Pemerintah masih optimistis target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,3 persen bisa tercapai tahun ini. Meskipun, kinerja ekonomi Indonesia di tiga bulan awal tahun ini kurang menggembirakan.
"Setiap kuartal 1, itu dia startnya sedikit dari bawah. Coba lihat seasonal, nanti dia membaik di kuartal 2 dan berikutnya. Coba liat kuartal 1-2015 itu lebih rendah lagi," kata Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, Jakarta, Senin (23/5).
Dia mencatat rendahnya pertumbuhan ekonomi kuartal I tahun ini lantaran adanya kemunduran panen yang disebabkan El Nino. Seandainya tak ada El Nino, pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang Januari-Maret diyakini bisa mencapai 5 persen.
"Kuartal 1-2016 sebenarnya 5 persen itu bisa dicapai. Kenapa hanya 4,9 persen? Karena panennya. Gara-gara El Nino panennya bergeser ke April-Mei, itu berarti kuartal 2."
Target pertumbuhan ekonomi yang masih diyakini pemerintah tersebut sebenarnya masih sejalan dengan Bank Indonesia. Bank sentral memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia dikisaran 5 persen-5,4 persen.
Lebih rendah ketimbang perkiraan sebelumnya, kisaran 5,2 persen-5,6 persen.
Darmin melihat wajar jika Bank Indonesia merevisi prediksi pertumbuhan ekonomi. Sebab, pertumbuhan kredit perbankan tengah melambat.
"saya tidak surprise kalau dilihat dari pendekatan keuangan sekarang ini kemudian arahnya dikoreksinya sedikit ke bawah," kata Darmin. (mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya