Darmin beberkan penyebab tutupnya gerai 7-Eleven di Indonesia
Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan tutupnya salah satu usaha ritel seperti 7-Eleven bukan disebabkan oleh menurunnya daya beli masyarakat. Penutupan gerai ini disebabkan oleh model bisnis yang dilakukan oleh perusahaan tak sesuai dengan ritel.
"Kalau ada yang ngomong sampai sevel tutup, sevel itu mungkn bisnis modelnya enggak sesuai dengan bisnis model ritel," ujar Darmin di Gedung DPR-MPR, Jakarta, Kamis (6/7).
Darmin menjelaskan penurunan daya beli masyarakat diakibatkan oleh kegiatan ekspor yang sempat menurun beberapa tahun lalu. Untuk itu, saat ini pemerintah sedang berusaha untuk memperbaiki kinerja ekspor.
Hal tersebut seperti yang terlihat pada kinerja ekspor pada triwulan I-2017. Dengan membaiknya kinerja ekspor, daya beli masyarakat juga diharapkan dapat semakin baik.
"Sejak triwulan I-2017, itu ekspor dan impor positif sudah. Memang enggak otomatis keluar dampaknya untuk perbaikan, enggak langsung kelihatan," jelasnya.
"Kalau ekspor terus berjalan, penghasilan orang membaik jadi kita tidak harus dengan sistem khusus untuk menggerakan ekonomi. Kalau ekonomi bergerak dia akan lahirkan permintaan, ekonomi dunia sedang membaik walaupun tidak besar sekali. Oleh karena itu jangan terlalu risau," pungkasnya.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya