Dapat Tunjangan 10 Kali Gaji, Pegawai Kemenkeu Diminta Tak Pamer Harta
Merdeka.com - Anggota Komisi III DPR RI, Santoso mengecam gaya hidup mewah yang ditunjukkan oknum pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) maupun Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.
Santoso tidak dapat membenarkan perilaku pamer kekayaan oleh Pegawai Kemenkeu meskipun memperoleh tunjangan besar hingga 10 kali gaji.
"Meski mendapat tunjangan sampai dengan 10 bulan gaji pun mereka tidak dapat tampil seperti saat ini dengan memiliki motor gede, mobil mewah dan lain-lain," ujarnya Santoso dalam pernyataannya di Jakarta, dikutip Kamis, (9/3).
Menurutnya, gaya hidup mewah yang ditimbulkan pejabat justru dapat mencederai kepercayaan masyarakat sebagai wajib pajak. Apalagi, pungutan pajak terbesar berasal dari rakyat yang merupakan konsumen produk wajib pajak.
"Penyimpangan pajak ini tetap saja merugikan rakyat, karena uang yang rakyat bayarkan melalui pajak itu tidak dikembalikan lagi kepada rakyat sepenuhnya. Namun diambil oleh oknum pegawai pajak untuk memperkaya dirinya," jelasnya
Untuk itu, Santoso meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani dan para kepala daerah berkewajiban mendisiplinkan perilaku aparatur sipil negara yang doyan pamer kekayaan di hadapan rakyat.
"Gaya hidup yang dipertontonkan oleh para ASN pajak mulai dari pusat dan daerah harus ditertibkan karena itu menunjukkan bahwa jelas oknum pegawai pajak itu menyalahgunakan, menggunakan jabatannya untuk memperkaya diri," ungkapnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya