Dana kompensasi BBM, Armida sebut Rp 66,8 T Chatib Rp 30,1 T

Reporter : Saugy Riyandi | Rabu, 22 Mei 2013 13:29




Dana kompensasi BBM, Armida sebut Rp 66,8 T Chatib Rp 30,1 T
Kemiskinan kota meleset. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com -

Pemerintah mengajukan dana kompensasi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi sebesar Rp 30,1 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP). Dana ini termasuk Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM), beras miskin, Program Keluarga Harapan (PKH) dan Beasiswa Siswa Miskin (BSM).

Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan pemerintah mengajukan anggaran sebesar Rp 12,5 triliun untuk program percepatan dan perluasan perlindungan sosial pasca kenaikan harga BBM subsidi. Program ini terdiri dari beras miskin (raskin), bantuan siswa miskin, dan program keluarga harapan (PKH).

"Implikasi perubahan dalam kebijakan fiskal maka program penanggulangan kemiskinan dan infrastruktur dalam jangka pendek perlu diberikan," ujar Chatib dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (22/5).

Pemerintah juga menganggarkan dana sebesar Rp 11,6 triliun untuk BLSM yang akan diberikan untuk rakyat miskin selama lima bulan sebesar Rp 150.000. Sementara itu, untuk pengembangan infrastruktur dasar, pemerintah juga menganggarkan dana sebesar Rp 6 triliun.

"Dana tersebut akan digunakan karena adanya penyesuaian harga BBM subsidi yang akan dilakukan pada Juni 2013," pungkas dia.

Pemerintah akan merevisi asumsi-asumsi makro ekonomi dalam RAPBNP 2013 seperti pertumbuhan ekonomi yang dalam APBN 2013 mencapai 6,8 persen menjadi 6,2 persen. Kemudian, inflasi dari 4,9 persen menjadi 7,2 persen, lifting minyak dari 900.000 barel per hari menjadi 840.000 bph.

Lifting gas dari 1,360 juta boepd menjadi 1,24 juta boepd. ICP direvisi dari USD 100 menjadi USD 108. Nilai tukar rupiah dari Rp 9.300 menjadi Rp 9.600 dan suku bunga SPN tiga bulan tetap di lima persen.

Sebelumnya, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas Armida Alisjahbana menyebut pengajuan total dana kompensasi untuk rencana penyesuaian harga BBM bersubsidi sebesar Rp 66,8 triliun. Dana tersebut sudah masuk ke dalam pembahasan Rancangan APBN Perubahan 2013.

Total perubahan raskin menjadi Rp 21,9 triliun, PKH Rp 3,6 triliun, beasiswa siswa miskin (BSM) Rp 12 triliun, bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) Rp 11,6 triliun, dan infrastruktur dasar capai Rp 17,7 triliun.

"Beberapa program penerimanya bisa bertambah kalau gelondongan. Jadi totalnya yang akan kita sampaikan Rp 66,8 triliun," jelasnya di tempat yang sama.

[bmo]


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Satroni gerai Alfamart, maling bawa kabur rokok dan CCTV
  • Pasar tunggu realisasi janji pro rakyat di kabinet Jokowi
  • Rekan separtai dipecat, Roy Suryo bisa jadi anggota DPR lagi
  • Raffi Ahmad pakai celana pendek dalam resepsi di Tabanan Bali
  • Perwakilan warga surati Jokowi, minta putra Kalsel jadi menteri
  • Jokowi panggil Saleh Husin ke Istana
  • Bocah hamil 5 bulan usai dicabuli ayah 3 kali, guru agama 6 kali
  • Jokowi diminta tak ulangi kesalahan kemenko era SBY
  • Datangi Istana, relawan Jokowi tolak Rini Soemarno jadi menteri
  • KontraS minta Jokowi tak angkat Wiranto menteri karena kasus HAM
  • SHOW MORE