Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dampak Pandemi Covid-19, Pendapatan Pengusaha Batik Asal Lasem Anjlok 70 Persen

Dampak Pandemi Covid-19, Pendapatan Pengusaha Batik Asal Lasem Anjlok 70 Persen batik. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Hampir 10 bulan lamanya Indonesia berjuang menghadapi pandemi Covid-19. Hampir 10 bulan juga, para pelaku usaha, terutama UMKM berdarah-darah mempertahankan kelangsungan bisnisnya.

Bukan hanya demi diri sendiri, namun demi pegawai yang menggantungkan nasib pada bisnis tersebut. Sebagaimana yang dialami salah satu pengusaha batik asal Lasem, Rembang, Jawa Tengah.

Bertahun-tahun menjalankan usahanya, Priscilla Renny, pemilik Rumah Batik Maranatha Lasem baru merasakan dampak dahsyat dari wabah Corona terhadap usaha batiknya.

"Saat Lebaran kemarin, itu sangat terasa dampaknya. Waktu itu banyak sekali minus untuk pesanan, 10 tahun saya bekerja baru kali ini seperti ini," ujar Renny dalam Dialog Rabu Utama Siang bertajuk Vaksin: Harapan Kembali Produktif, Rabu (2/12).

Tak tanggung-tanggung, pendapatan usahanya anjlok hingga 70 persen. Saat ini, dirinya bertahan menjalankan bisnis demi pekerja UMKM batiknya. Jam kerja pun dipangkas. Para pekerja masuk dengan jadwal 10 hari kerja dan 7 hari libur.

Untuk bertahan, kini dirinya memanfaatkan penjualan secara daring baik itu melalui e-commerce atau media sosial. Meskipun tidak sama seperti sediakala, namun hasilnya berangsur membaik.

"Tiap bulannya sudah ada walaupun tidak seperti dahulu. Sudah ada minimalnya sekarang meskipun masih tergolong minus," ujarnya.

Renny percaya, pandemi ini akan usai ketika vaksin telah ditemukan dan didistribusikan kepada masyarakat. Dengan begitu, bisnisnya akan kembali seperti semula.

"Saya masih mikir, ke depannya setelah virus ini mulai berlalu saya yakin kondisinya balik seperti semula," ujarnya, optimistis.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP