Dalam setahun, berapa kali Jokowi bakal naikkan harga BBM?
Merdeka.com - Dalam kurun waktu enam bulan, terhitung sejak Oktober 2014 sampai Maret 2015, Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla sudah lima kali melakukan perubahan harga Bahan Bakar Minyak.
Pada November 2014, Jokowi menaikkan harga BBM, lalu diturunkan pada Januari 2015. Harga BBM kembali turun pada pertengahan Januari 2015. Awal Maret 2015, harga BBM kembali naik. Di penghujung Maret 2015, harga BBM dinaikkan lagi.
Dengan mekanisme melepas harga BBM sesuai harga keekonomian atau harga pasar, terbuka kemungkinan harga BBM bakal sering mengalami kenaikan. Tidak hanya jenis Premium, tapi juga Solar karena hanya disubsidi Rp 1.000 per liter.
Sinyal itu juga sudah disampaikan PT Pertamina. Harga minyak dunia saat ini berada di kisaran USD 60 per barel. Diprediksi bakal terus berfluktuasi. Hal ini diyakini bakal berimbas pada Indonesia. "Kisaran minyak khususnya untuk BBM di negara kita bisa saja akan terus naik," kata Dirut Pertamina Dwi Soetjipto beberapa waktu lalu.
Berangkat dari prediksi itu, kira-kira berapa kali presiden Joko Widodo akan menaikkan harga BBM sepanjang tahun ini? Direktur Indonesian Resources Studies Marwan Batubara tidak bisa memprediksi berapa kali Jokowi bakal menaikkan harga BBM.
Prediksinya, harga BBM akan selalu berubah tiap bulan. Namun kondisi saat ini masih lebih baik dibanding ketika era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Kalau yang ini berubahnya memang tidak terlalu signifikan. Saat pemerintah SBY naiknya bisa 87 persen," ujarnya ketika dihubungi merdeka.com, Jakarta, Rabu (8/4). (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya