Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dalam debat, dua capres tak sentuh isu utama di pertanian

Dalam debat, dua capres tak sentuh isu utama di pertanian pertanian. http://merdeka.com

Merdeka.com - Dalam debat kandidat Presiden dan Wakil Presiden Indonesia semalam, pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla dinilai tidak menyentuh persoalan fundamental di sektor pangan dan pertanian. Padahal, kedua pasangan tersebut sama-sama berambisi mewujudkan kedaulatan pangan di Indonesia.

Pengamat Pertanian Khudori melihat perdebatan semalam hanya seputar persoalan cetak sawah, impor sapi, dan pembangunan irigasi.

"Debat semalam enggak jelas, tidak menggambarkan program-programnya seperti apa. Padahal banyak aspek fundamental pangan dan pertanian tidak tersentuh. Bahkan, saya juga baca di visi misi mereka juga tidak dibahas sama sekali," ujar Khudori di Jakarta, Minggu (6/7).

Aspek fundamental yang dimaksud Khudori adalah terkait kontrol petani terhadap berbagai sumber daya. Diantaranya, lahan, air, benih, teknologi, pupuk, dan pasar. "Semalam tidak ada yang membahas itu," ucapnya.

Selain itu, cara melindungi petani dari musibah bencana, anomali iklim yang menyebabkan kemelaratan pun tidak terbahas. Padahal, undang-undang perlindungan dan pemberdayaan petani yang terbit pada 2013 sudah mengamanatkan untuk membentuk asuransi pertanian. Dan beleid itu memerintahkan pemerintah untuk  memfasilitasinya

"Kemarin itu, ada satu pertanyaan dari moderator yang bagus yakni bagaimana cara melindungi petani dari liberalisasi pasar, tapi keduanya justru tidak bisa menjawab," jelasnya.

Secara khusus, Khudori mengkritik misi kedua pasang kandidat yang ingin mencetak sawah baru. Prabowo-Hatta berjanji cetak dua juta hektar sawah baru, Jokowi-JK satu juta hektar sawah.

"Tapi masalahnya, percetakan lahan baru itu untuk siapa kan tidak clear. Apa untuk petani atau untuk investor baru atau jangan-jangan malah untuk asing. Kalau ternyata bukan untuk petani ya sama saja itu menjadikan petani sebagai buruh," ujar Khudori.

Dia melanjutkan. "Debat semalam itu masih tidak jauh beda dengan sebelum-sebelumnya. Prabowo-hatta itu masih tetap pada takaran ide secara makro. Jokowi-JK lebih banyak ke detail. Tapi semuanya belum menyentuh permasalah fundamental di pangan dan pertanian." (mdk/yud)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP