Dahlan tanggung kerugian molornya operasional Bandara Kualanamu
Merdeka.com - Bandara Kualanamu, Medan diperkirakan baru bisa mulai beroperasi pada September 2013, atau molor rencana awal. Menteri BUMN Dahlan Iskan menyadari bahwa hal ini tidak sesuai dengan yang dijanjikan ke wakil presiden Boediono bahwa pengoperasian bisa dilakukan Agustus ini.
Dahlan menyebutkan, kendala yang masih dihadapi adalah masalah pembebasan lahan untuk aksesibilitas bandara. Dengan molornya operasional Bandara Kualanamu, maka Kementerian BUMN harus menanggung kerugiannya.
"Lebih ke pembebasan lahan. Jadi BUMN nya yang menanggung kerugian, itu di luar kewenangannya Angkasa Pura," ujar Dahlan saat ditemui di kantor wakil presiden, Jakarta, Kamis (14/3).
Dahlan berharap masalah pembebasan lahan ini dapat diselesaikan oleh otoritas terkait. Dengan demikian operasional bandara tidak kembali molor dari jadwal.
Sebelumnya, PT Angkasa Pura II (Persero) menyatakan idealnya Bandara Kuala Namu Medan baru dapat beroperasi pada September tahun ini atau molor dari jadwal semula. Ini dikarenakan masih terdapat beberapa permasalahan terkait aksesibilitas yang belum terselesaikan.
Direktur Utama Angkasa Pura II, Tri Sunoko, mengatakan awalnya Bandara Kuala Namu akan beroprasi pada April.
"Tadinya mau April 2013 tapi masalah aksesibilitas harus disempurnakan jadinya September 2013 (pembukaan bandara Kuala Namu)," ujarnya saat ditemui di kantornya, Tangerang, Rabu (13/3).
Menurutnya bandara pengganti Polonia tersebut bisa saja dipaksakan dibuka pada bulan April. Namun konsekuensinya pelayanan untuk masyarakat tidak akan maksimal dibandingkan jika dibuka pada September.
"Selain aksesibilitas, ini menyangkut sistem. Tentunya sebaiknya dilakukan uji coba dulu. Ini terkait pindah kota," tuturnya.
Aksesibilitas yang dimaksud adalah belum sempurnanya pembebasan lahan untuk jalan masuk dan keluar Bandara Kuala Namu.
"Ada beberapa spot-spot yang belum dibebaskan. Masa nanti jalannya zigzag. Apalagi jumlah penumpang diperkirakan capai 7.000 per hari. Itu kan sangat tinggi. Apabila aksesibilitasnya tidak baik, bukan lancar tapi malah banyak hambatan nanti," jelasnya.
Pada September nanti, seluruh aktivitas penerbangan Bandara Polonia akan dipindahkan ke Bandara Kualanamu. Sedangkan pengelolaan Bandara Polonia akan dikembalikan ke TNI AU. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya