Dahlan sebut Taspen berhasil selamat dari api neraka
Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menuturkan, kinerja keuangan PT Taspen semakin membaik. Bahkan, kata dia, bisa dibilang Taspen selamat dari api neraka. Sebab, perusahaan pensiunan pelat merah ini mampu keluar dari beban bunga pensiunan.
"Taspen sudah open access, bisa keluar dari beban bunga pensiun hampir 59 persen. Senang karena pelayanan sangat luar biasa. Saya minta harus diselesaikan karena luar biasa tinggi bunganya karena perlakuan khusus. Sekarang tidak ada, sekaligus selamat dari api neraka," ujar Dahlan di Gedung Taspen, Jakarta, Kamis (21/8).
Dahlan punya indikator lain untuk mengukur membaiknya kondisi Taspen. Salah satunya karena Direktur Utama Taspen Iqbal Latanro mulai jarang mendatangi Kantor Kementerian BUMN.
"Sudah tiga bulan Pak Iqbal (Dirut Taspen) tidak ke kantor saya artinya tidak ada masalah. Sebenarnya bukan hanya Pak Iqbal saja yang datang, perusahaan BUMN yang ada masalah juga boleh, jadi siapapun dirut BUMN boleh masuk tanpa buat izin siapa saja yang masuk," jelas dia.
Setelah keluar dari api neraka, Dahlan berharap Taspen tidak lagi menjadi perusahaan yang kecil. Salah satunya dengan melakukan pelbagai aksi korporasi seperti yang saat ini dilakukan dengan kerja sama tiga perusahaan BUMN membentuk bank joint venture.
"Cita-cita bersama satu tahun lalu, terserah namanya apa, bisa bank Taspen, Pos Indonesia, Mandiri (BTPN)," ungkapnya.
Dahlan mengapresiasi aksi korporasi tiga anak buahnya itu. "Taspen, Bank Mandiri dan Pos Indonesia ada skema tertentu mendapatkan usaha baru itu. Sehingga nantinya skemanya Bank Mandiri punya kekuatan pendanaan besar, dapat dimanfaatkan, Taspen bisa fasilitasi bank bersama dengan bunga lebih baik dan Pos Indonesia punya layanan luas," ungkapnya. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya