Dahlan: Negara maju lebih fokus bicara ekonomi daripada politik
Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menceritakan kesehariannya yang dibanjiri undangan menjadi pembicara di kuliah umum. Dahlan mengaku menerima undangan kuliah umum mencapai 10 undangan per hari, namun tidak semua undangan yang dikabulkan.
"Saya cuma hadiri 5 persen dari permintaan, karena itu misalnya hari ini kita ke UI," ucap Dahlan sebelum menghadiri kuliah umum di UI, Depok, Kamis (23/5).
Dalam kuliah umum tersebut, Dahlan hanya mau membicarakan ekonomi dan kewirausahaan. Dahlan mengaku sangat menghindari politik karena dia adalah Menteri BUMN dan ekonomi diperlukan untuk kemajuan bangsa.
"Terbanyak ekonomi, enterpreneur dan saya menghindari politik. Sehari 10 aja lebih undangan yang dipenuhi satu minggu paling dua atau satu. Kalau hari kerja satu minggu satu," jelasnya.
Dahlan mengaku senang menghadiri kuliah umum tersebut karena bertemu dengan anak muda yang masih bersemangat dan menggairahkan. Dahlan menghindari politik karena menurut Dahlan, negara maju lebih sering membicarakan ekonomi daripada politik.
"Dan saya lebih suka ekonomi dan bicara masa depan Indonesia maju. Negara maju headline surat kabarnya selalu ekonomi, kalau kita selalu politik," jelas Dahlan. (mdk/bmo)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya