Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dahlan mengaku syok saat tahu radar Soekarno-Hatta mati lagi

Dahlan mengaku syok saat tahu radar Soekarno-Hatta mati lagi Dahlan Iskan. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengaku syok saat dikabari bahwa radar bandara Soekarno-Hatta mati. Waktu itu, Dahlan tengah berada di pesawat dari Surabaya menuju Jakarta.

"Waktu radar mati saya di pesawat. Saya dari Surabaya naik pesawat jam 16.00 WIB dengan ulama besar dari Irak, Syekh Hasyim," ungkap Dahlan di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (19/12).

Dahlan mengaku sempat syok di dalam pesawat ketika mengetahui radar Angkasa Pura II kembali bermasalah. Dahlan mengaku syok bukan karena takut sedang berada di pesawat, namun Dahlan syok karena Angkasa Pura II kembali bermasalah setelah sebelumnya juga mengalami mati lampu.

"Saya waktu itu di atas Indramayu. Lalu pengumuman dari pilot belum bisa kontak dengan tower karena ada kerusakan radar. Penumpang berbisik bisik. Kebetulan saya di kelas ekonomi, saya di bangku 6c terus pramugari datang ke saya memberitahu bahwa ada masalah di radar. Saya langsung syok, aduh kok terjadi lagi," cerita Dahlan.

Menurut cerita Dahlan, waktu itu diberi tahu jika dalam waktu maksimal 30 menit tidak ada komunikasi dengan pihak bandara Soekarno - Hatta, pesawat yang ditumpanginya akan mendarat di Semarang karena kekurangan bahan bakar.

"Saya harus tenang. Dan sudah dijelaskan ini tidak ada masalah. Bisa mendarat di tempat lain. Sudah diberi tahu kita akan mendarat di Semarang. Tapi diusahakan muter muter di atas. Saya dapat laporan dari pramugari sudah boleh mendarat dan akhirnya mendarat," pungkasnya.

Seperti yang telah diketahui, radar bandara Soekarno-Hatta Minggu (16/12) sempat mati selama 15 menit. Akibatnya, semua penerbangan terganggu dan diundur hingga 5 jam. (mdk/rin)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP