Dahlan Iskan dituding tak niat selamatkan Merpati
Merdeka.com - Ketua Umum Sekar Merpati yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN, Purwanto menuding pemerintah dan Menteri BUMN Dahlan Iskan melakukan pembiaran atas kondisi PT Merpati Nusantara Airlines yang terus menerus terpuruk. Hingga saat ini belum ada jalan keluar dari pemerintah untuk mengatasi persoalan lilitan utang perusahaan.
Purwanto menilai, kondisi ini dibiarkan terjadi agar karyawan Merpati dengan sendirinya mengundurkan diri atau resign. Dengan begitu, karyawan tidak berhak mendapatkan pesangon.
"Ada indikasi biar sengaja resign. Sebenarnya kita menghindari adanya resign karena kerja dan pengabdian kita tidak akan dihargai. Tapi karena tidak kuat bertahan ada lebih 60 orang resign sesuai UU. Setelah resign haknya dia juga tidak dibayar," ucap Purwanto dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (8/5).
Purwanto menyebut, keputusan pengunduran diri diambil lantaran karyawan Merpati tak bisa lagi bertahan di perusahaan tanpa digaji. Pegawai yang mengundurkan diri mulai dari pilot, pramugari, teknisi lapangan, dan lainnya. Sudah 6 bulan ini mereka tidak digaji dan nasibnya tak jelas.
"Ini Dampak akibat tidak dibayarkan gaji oleh negara banyak hal yang harus dipikul secara berat. Ini namanya dipaksa mengundurkan diri. Situasi perusahaan karena keadaan," tegasnya.
Dari pengakuannya, saat ini ada 16 orang karyawan Merpati yang sengaja minta di-PHK. Ini dilakukan agar bisa mencari pekerjaan lain dengan status yang jelas.
"Ini sebetulnya kewajiban pemerintah. Memang yang ada keahlian spesialis sekali masih beruntung. Pilot itu laku kebetulan, yang lain gimana. Selain itu ada 16 orang minta di PHK," tutupnya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya