Dahlan instruksikan Damri segera melaju di Timor Leste
Merdeka.com - Perum Damri berencana mengembangkan usahanya ke Timor Leste. Damri telah menyiapkan dana sekitar Rp 175 miliar membeli 20 sampai 25 armada bus untuk satu trayek.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan, meminta Damri untuk langsung melakukan kerja sama dengan pengusaha transportasi Timor Leste. Pasalnya, jika menunggu kerja sama antar pemerintah, maka realisasi akan lama.
"Tidak usah G to G tapi B to B saja. Saya harap Timor Leste mau melakukan kerja sama B to B saja karena banyak BUMN juga yang ada di sana," ujarnya di Jakarta, Kamis (23/1).
Indikasi lambannya realisasi kerja sama ialah saat sebetulnya tawaran kerja sama datang dari Dirjen Transportasi Timor Leste pada tahun lalu yang disampaikan melalui Kedubes Indonesia untuk Timor Leste. Awalnya, Perum Damri diminta untuk membahas kerja sama tersebut pada November 2013, tetapi pihak Timor Leste membatalkan dan berjanji akan mendatangi perum Damri pada Desember 2013.
"Saya sudah melaporkan ke menteri BUMN dan menteri perhubungan meminta untuk B to B," kata Direktur Utama Perum Damri, Agus Subrata.
Agus rencana investasi ini bukan tanpa kendala. Dia mengaku untuk investasi transportasi angkutan di dalam kota Timor Leste terdapat masalah tenaga kerja, pengamanan investasi, penggunaan mata uang dalam sistem penggajian dan perizinan.
Imbas dari molornya realisasi investasi di Timor Leste ini terpaksa 25 armada bus yang disiapkan dialihkan terlebih dahulu ke Makassar sebanyak 10 unit dan sisanya dialihkan untuk Bandara Halim.
Sebelumnya, ekspansi Damri telah juga merambah Brunei Darussalam. Rutenya ialah Pontianak ke Brunei Darussalam via Malaysia.
Aksi Damri ini lantas mendapat pujian dari Dahlan. "Saya kagum dengan direksi Damri mampu bersaing dengan perusahaan angkutan swasta lainnya. Selama ini BUMN selalu kalah bersaing," jelasnya. (mdk/bim)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya