Dahlan curhat sulitnya cari penyelamat Merpati
Merdeka.com - Ternyata tidak mudah mencari bos untuk PT. Merpati Nusantara Airlines (MNA) yang tengah dalam kondisi sakit lantaran lilitan utang Rp 6,7 triliun. Hal itu diakui Menteri BUMN Dahlan Iskan yang sempat frustasi membentuk dream team untuk Merpati.
Dahlan menceritakan, dulu dia sudah mendapatkan lima calon direktur utama tapi tidak ada yang bersedia duduk di kursi orang nomor satu di Merpati. Mantan Dirut PLN ini menginginkan pemimpin perusahaan pelat merah tersebut tidak berorientasi terhadap uang. Melainkan, memiliki ide segar dan jalan keluar yang bisa membangkitkan Merpati dari keterpurukan.
"Asep (Dirut Merpati), waktu mau jadi direktur saya sudah tanya dan bilang bisa. Minggu lalu pun saya sudah tawarin banyak orang. Lebih dari 5 orang, tetapi pada tidak mau. Saya cari orang yang enggak memprioritaskan gaji tapi enggak dapat," ungkap Dahlan di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (28/1).
Namun, Dahlan yakin sulitnya mencari Dirut Merpati bukan lantaran gaji yang bakal diterima. Pria asal Magetan Jawa Timur ini mengaku tidak mengetahui besaran gaji untuk Dirut PT. MNA. "Enggak tahu (gaji). Ini bukan masalah gaji,"tegasnya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya