Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dahlan bela Dirut Pelindo dari aksi berontak karyawan

Dahlan bela Dirut Pelindo dari aksi berontak karyawan Dirut Pelindo II RJ Lino. ©Courtesy by Youtube

Merdeka.com - Pengunduran diri yang dilakukan lebih dari 21 orang pejabat PT Pelindo II dianggap hal yang normal. Meskipun aksi berontak ini dipicu permintaan Dirut Pelindo II RJ Lino agarDirektur Umum dan SDM yang merangkap sebagai Direktur Keuangan Cipto Pramono mengundurkan diri, hal itu tidak jadi pertimbangan.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan membela anak buahnya itu. Menurut Dahlan, pengunduran diri massal itu termasuk hal yang normal. Setiap perusahaan tidak berhak menolak jika ada karyawan yang mengajukan pengunduran diri.

"Mengundurkan diri itu normal, sama saja semua perusahaan. Hal itu tidak bisa ditolak dan tidak boleh dilawan," ujarnya saat di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (18/12).

Dahlan menyebut, pengunduran diri sejumlah pejabat di PT Pelindo II tidak akan mengubah operasional pelabuhan sebagai lini bisnis Pelindo II.

"Emangnya ini akan menghilangkan pelabuhan, pelabuhan kan tetap ada, pengunduran diri tidak bisa dilawan, saya menganggap hal yang normal," ungkap dia.

Mengenai ancaman para pegawai yang akan melakukan aksi mogok pada 23-24 Desember, Dahlan melihat aksi mogok sebagai hak karyawan. "Soal demo, mogok, mengundurkan diri itu hak, kewajiban yang tidak bisa ditolak," tegasnya.

Seperti diketahui, permintaan agar Direktur Keuangan (Dirkeu) PT Pelindo II Cipto Purnomo mundur dari jabatannya memicu aksi pengunduran diri 21 orang pejabat Pelindo setingkat direktur dan manajer. Dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Kementerian BUMN dengan Komisi VI DPR RI, Direktur Utama PT Pelindo II RJ Lino mengungkapkan dirinya telah memberikan dua opsi kepada Direktur Keuangannya itu beberapa hari sebelum surat pengunduran diri Cipto diterimanya.

Dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Kementerian BUMN dengan Komisi VI DPR RI, Direktur Utama PT Pelindo II RJ Lino mengungkapkan dirinya telah memberikan dua opsi kepada Direktur Keuangannya itu beberapa hari sebelum surat pengunduran diri Cipto diterimanya.

Situasi di internal PT Pelindo II semakin panas. Bukan melunak, Direktur Utama PT Pelindo II RJ Lino juga menantang karyawannya yang tidak bisa bekerja sama dengan dia. Lino menyatakan tidak takut terhadap ancaman beberapa karyawan yang akan mogok kerja sebagai bentuk protes. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP