Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Curhat Pedagang: Daya Beli Daging Sapi Masyarakat Sudah Turun Sejak Satu Tahun Lalu

Curhat Pedagang: Daya Beli Daging Sapi Masyarakat Sudah Turun Sejak Satu Tahun Lalu Daging Sapi. ©2020 Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Sekretaris Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) DKI Jakarta, Mufti Bangkit Sanjaya menyebut, kebutuhan konsumsi daging di masyarakat sudah turun sejak satu tahun lalu. Hal ini diakibatkan karena memang daya beli masyarakat sendiri tengah melemah.

"Jadi intinya gini secara garis besar daya beli kita sudah turun dari satu tahun lalu daya beli konsumsi kebutuhan daging ini sudah turun," kata Mufti saat dihubungi merdeka.com, Senin (5/7).

Dia menambahkan, dengan adanya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat tengah berlangsung saat ini, justru menjadi beban pelaku usaha. Karena tanpa adanya PPKM Darurat daya beli masyarakat sudah turun.

"Dengan adanya pemberlakuan PPKM Darurat dan lain sebagian ya tetap nilai konsumsi daging menurun," imbuhnya.

Dia melanjutkan, untuk kebutuhan daging khususnya di DKI Jakata masih sangat rendah. Rata-rata kebutuhan per kapita hanya 2,4 kilogram (kg) selama satu tahun. "Itu sangat rendah sekali itu. Kita juga belum di break down antara kebutuhan kelas menengah dan kelas bawah," ujarnya.

Sebelumnya, Mufti mengatakan, selama pandemi Covid-19 sudah banyak pelaku usaha daging yang memilih gulung tikar. Bahkan menurut perhitungannya lebih dari 30 persen pedagang memilih menutup usahanya.

"Saat ini saja sudah hampir industri para pelaku usaha daging ini dan sapi sudah terpukul hampir 30 sampai 40 persen sudah gulung tikar," kata dia saat dihubungi merdeka.com, Jumat (2/7).

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP