Curhat Luhut, Ada Delegasi G20 Tak Dapat Tiket Pesawat ke Bali
Merdeka.com - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan kondisi pariwisata yang mulai meningkat. Bahkan hal itu berimbas ke agenda G20 di Bali. Dia bercerita peningkatan pariwisata Indonesia membuat tiket penerbangan ke Bali penuh. Alhasil, sejumlah delegasi dengan kepentingan G20 tak mendapatkan ruang.
"Wisata nusantara ini terus meningkat, saya dapat laporan juga mengenai kenaikan penumpang menuju ke Bali, kurang lebih 123 persen," kata dia dalam Konferensi Pers F1H2O di Gedung Sarinah, Selasa (27/9).
"Angka ini saya pikir adalah angka yang sangat besar sehingga booking pesawat sangat tinggi dan tadi juga saya dapat laporan orang yang booking G20 tak dapat tempat lagi, ini perlu saya kira menjadi perhatian kita," tambahnya.
Untuk mengatasi ini, Menko Luhut meminta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengambil langkah persiapan. Misalnya, dengan mengatur lintas masuk pesawat ke Bali.
"Saya ingatkan menteri perhubungan tadi bagaimana caranya kita terkait booking pesawat connecting dari singapura atau darimanapun masuk ke Bali itu pada persiapan G20 ini bisa ditambah," tegasnya.
Sebelumnya, Kepala Biro Komunikasi Kemenko Marves Andreas Dipi Patria memastikan semua persiapan puncak acara KTT G20 di Bali di bidang infrastruktur akan bisa rampung pada akhir Oktober 2022.
"Hari ini tepat 49 hari menuju hari H KTT G20, waktu kita semakin singkat. Kami bertugas memastikan hingga saat ini seluruh pembangunan berjalan dengan lancar dan paling lambat ditargetkan selesai akhir Oktober 2022," kata Andreas melansir Antara di Jakarta, Selasa (27/9).
Sebagai Ketua Bidang Dukungan Penyelenggara Acara KTT G20, Kemenko Marves mengkoordinasikan kesiapan sejumlah infrastruktur dan lokasi yang akan menjadi lokasi penyelenggaraan pada 15-16 November 2022 mendatang.
Reporter: Arief Rahman H.
Sumber: Liputan6.com
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya