Cuaca buruk, harga ikan meroket 50 persen
Merdeka.com - Cuaca buruk berupa angin kencang dan ombak tinggi menyebabkan nelayan enggan pergi melaut. Akibatnya, pasokan ikan di pasar tradisional Kota Binjai melonjak hingga 50 persen.
"Harga ikan melonjak hingga 50 persen diakibatkan pasokan yang terus semakin berkurang," kata salah seorang pedagang ikan di pasar Kebun Lada Binjai Bahrum di Binjai. Demikian ditulis Antara, Minggu (5/3).
Menurut Bahrum, kenaikan harga ikan di pasar tradisional itu sudah terjadi sejak dua minggu terakhir karena pasokan yang terus semakin berkurang. Para nelayan yang berada di Kabupaten Langkat dan Belawan enggan pergi melaut disebabkan angin kencang dan ombak tinggi.
Seperti harga ikan tongkol yang biasanya Rp 28.000 kini menjadi Rp 40.000 per kg, ikan merah kini dijual Rp 35.000 per kg dari harga sebelumnya Rp 25.000 per kg. Meski harga ikan dan komoditas laut naik namun permintaan ikan tetap normal.
Untuk mengantisipasi harga ikan tetap ada di pasar tradisional, para pedagang biasanya meminta pasokan dari berbagai gudang ikan yang ada di Belawan.
Harga ikan diperkirakan akan terus naik hingga cuaca normal kembali di pesisir pantai timur Sumatera Utara, minimal hingga di pertengahan Maret.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya