CT ultimatum pembebasan lahan PLTU Batang segera dirampungkan
Merdeka.com - Pemerintah mengultimatum akan memindahkan proyek pembangkit listrik tenaga uap di Batang, Semarang jika tidak juga terealisasi. PLTU Batang akan dipindahkan ke lokasi lain milik Perusahaan Listrik Negara (PLN).
Menteri Koordinator Perekonomian Chairul Tanjung menegaskan warga penolak merugikan masyarakat secara keseluruhan. Pasalnya, nilai investasi PLTU Batang sekitar Rp 40 triliun bisa menumbuhkan ekonomi daerah setempat.
"Kalau karena 32 orang itu yang tidak mau dibebaskan, uang Rp 40 triliun itu enggak jadi masuk. Kan yang rugi masyarakat Batangnya sendiri," ujarnya saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Rabu (10/9).
Sejauh ini, proses pembebasan lahan PLTU Batang sudah menunjukkan kemajuan. Diharapkan tahun ini, proses pembebasan lahan bisa selesai seluruhnya. "Sampai hari ini sudah ada kemajuan. Laporan yang saya terima sudah terjadi pembebasan tanahnya lebih baik," tuturnya. (mdk/arr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya