Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Converter kit gagal, pemerintah dorong pabrikan bikin mobil BBG

Converter kit gagal, pemerintah dorong pabrikan bikin mobil BBG BBG. shutterstock

Merdeka.com - Kementerian Perindustrian mendorong pabrikan otomotif memproduksi kendaraan berbahan bakar gas. Mengingat, program pembagian converter kit atau alat pengkonversi bahan bakar minyak menjadi gas kepada masyarakat dinilai telah gagal.

Demikian dikatakan Direktur Industri Alat Transportasi Darat Kementerian Perindustrian Soerjono, Jakarta, Selasa (23/12).

"Setelah kita evaluasi, program pembagian konverter kit secara gratis kepada masyarakat umum tidak efektif, karenanya kita mendorong agar pihak prinsipal lah yang memulai memproduksi kendaraan berbahan bakar gas."

Terkait itu, lanjut Soerjono, Kementerian Perindustrian bakal mengalihkan anggaran pengadaan converter kit ke Kementerian ESDM untuk pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG).

Direktur Komersial I PT Sucofindo Heru Riza mendesak pemerintah memercepat program konversi BBM ke gas. Sebab, ini sejalan dengan keinginan Presiden Joko Widodo menekan anggaran subsidi BBM.

"Untuk mendukung program tersebut, kami menawarkan tiga poin, yakni, assessment, audit, dan sertifikasi," ungkap Heru dalam siaran persnya.

Menurutnya, sudah ada lima Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) mendukung konversi BBM ke gas. Ini diketahui setelah lima perusahaan tersebut mendatangi Sucofindo untuk uji lab terkait program konversi tersebut.

"Soal assessment, Sucofindo bakal melakukan uji coba apakah hal tersebut sudah sesuai dengan standar yang diterapkan, atau apakah kemanannya sudah terjamin atau belum," katanya.

"Kalau terkait sertifikasi, pastinya Sucofindo akan ikut melakukan sertifikasi bengkel, produk tabung, dan kepastian keamanan fueling station." (mdk/yud)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP