Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Coca Cola gelontorkan Rp 6,5 triliun demi tambah 60.000 botol/jam

Coca Cola gelontorkan Rp 6,5 triliun demi tambah 60.000 botol/jam Coca Cola. ©Reuters

Merdeka.com - Tingginya tingkat konsumsi masyarakat membuat Coca Cola Amatil (Coca Cola) betah berada di Indonesia. Bahkan, perusahaan yang berafiliasi ke Amerika Serikat ini berambisi terus melebarkan sayap bisnisnya di Indonesia.

Hari ini, Coca Cola Amatil menambah dua lini bisnis baru demi meningkatkan kapasitas produksi pabriknya di Cikedokan, Bekasi. Tak tanggung-tanggung, kapasitas produksi pabrik di Bekasi itu ditarget meningkat puluhan ribu botol per jam.

"Tambahan produksinya 60.000 botol per jam," ujar Chairman dan CEO The Coca-Cola Company, Muhtar Kent di Pabrik Coca-Cola, Jawa Barat, Selasa (31/3).

Muhtar Kent menyebut, pihaknya menggelontorkan tambahan investasi sebesar USD 500 juta atau setara Rp 6,5 triliun.

"Dua lini produksi baru ini merupakan bentuk investasi yang sudah dilakukan Coca-cola di Indonesia," katanya.

Dalam tiga tahun terakhir, Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) telah meresmikan 18 lini produksi baru dengan 150.000 lemari pendingin. Coca Cola juga membangun tiga pusat distribusi raksasa untuk meningkatkan kapasitas dan kapabillitas lokal dengan total nilai investasi lebih dari USD 300 juta. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP