Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Citilink tertarik buka rute Malaysia - Banyuwangi

Citilink tertarik buka rute Malaysia - Banyuwangi citilink airbus 320. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Maskapai berbiaya hemat (LCC), Citilink Indonesia berencana membuka rute penerbangan internasional dari dan menuju Bandara Belimbingsari, Banyuwangi dengan membuka penerbangan langsung (direct flight) dari Kuala Lumpur, Malaysia.

"Hari ini kami ke Banyuwangi untuk mematangkan rencana rute internasional tersebut. Sekaligus untuk melihat kesiapan Bandara Banyuwangi untuk menjadi bandara internasional," kata Direktur Niaga PT Citilink Indonesia, Andy Adrian Febriyanto dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (24/7).

Citilink kini terus mencapai alternatif daerah wisata yang potensial untuk ditawarkan. Banyuwangi tepat untuk dipasarkan karena karakteristik pariwisatanya diminati wisatawan asal negeri jiran tersebut, mulai kultur, destinasi wisata alam, karakter warganya, hingga kulinernya tidak berbeda jauh.

"Saat ini tren wisatawan Malaysia mencari adventure tourism, seperti mendaki gunung dan menyusuri taman nasional, dan itu dimiliki Banyuwangi dengan Kawah Ijen, Taman Nasional Meru Betiri, maupun Taman Nasional Alas Purwo," jelas Andy.

Kedekatan dengan Bali juga menjadi poin tersendiri, karena seusai berwisata di Banyuwangi, turis bisa melancong ke Bali.

Saat ini, proses terus dilakukan, salah satunya dengan berkirim surat ke PT Angkasa Pura II sebagai pengelola Bandara Banyuwangi perihal kesiapan menjadi bandara internasional.

Rute internasional tersebut diharapkan bisa terealisasi para kuartal IV 2018 seiring penyelesaian peningkatan kualitas infrastruktur Bandara Banyuwangi.

Saat ini, AP II sedang mengebut penebalan landasan dan perluasan apron, yang juga untuk menyambut pertemuan dunia oleh IMF-Bank Dunia pada Oktober mendatang di mana delegasi sejumlah negara akan mendarat di Banyuwangi. "Rencananya kita pakai Airbus A-320," kata Andy.

Citilink Indonesia sendiri kini telah melayani rute langsung Jakarta-Banyuwangi selama dua kali dalam sehari. "Perkembangan rute Jakarta-Banyuwangi sangat bagus, load factor-nya 80 persen. Maka kami sangat optimistis dengan rute internasional ini," ujarnya.

Sebelumnya, AirAsia mengaku tertarik membuka rute baru ke Bandara Blimbingsari, Banyuwangi. Salah satu daya tarik dari Banyuwangi adalah potensi wisata alam dan kebudayaan yang dianggap cukup potensial.

CEO AirAsia Indonesia Dendy Kurniawan menjelaskan saat ini perusahaannya tengah melakukan kajian dan kapan rute ke Banyuwangi tersebut diterbangi. Rencananya, yang akan dikoneksikan AirAsia dengan Banyuwangi adalah Kuala Lumpur, Malaysia

"Kalau Banyuwangi kita memang sudah survei, hanya saja untuk saat ini sepertinya runwaynya belum cukup untuk melayani A320, jadi kita nunggu pengembangan yang sedang dilakukan Angkasa Pura II," kata Dendy di kantornya, Cengkareng, Selasa (24/7/2018).

Dari informasi yang didapatkan dari Angkasa Pura II, perpanjangan runway di Bandara Banyuwangi akan selesai pada Oktober. Karena pengembangan juga dalam mendukung perhelatan IMF/World Bank Meeting.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP