Ciputra Residence terbitkan 3 seri obligasi senilai Rp 500 M
Merdeka.com - PT Ciputra Residence akan melakukan penawaran umum obligasi dengan jumlah pokok sebanyak-banyaknya sebesar Rp 500 miliar. Dana yang diperoleh dari penawaran umum obligasi tersebut, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan perseroan dan atau entitas anak untuk pembiayaan proyek-proyek pengembangan properti tempat tinggal.
Presiden Direktur PT Ciputra Residence Budiarsa Sastrawinata mengatakan, pengembangan properti tempat tinggal tersebut ditujukan untuk kelas bawah dan menengah seperti proyek pembangunan perumahan dan proyek-proyek pengembangan properti yang ditujukan untuk komersial skala kecil serta usaha kecil dan menengah (UKM).
"Ini dapat bermanfaat bagi lingkungan setempat seperti pembangunan ruko, pusat perbelanjaan skala kecil dan fasilitas komersial pendukung pengembangan perumahan," kata Budiarsa di Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Senin (24/2).
Pengembangan proyek-proyek tersebut dapat dilakukan oleh perseroan maupun entitas anak melalui pengembangan proyek baru maupun yang telah ada. Lokasi pengembangan rencananya akan dilakukan di provinsi Jawa Barat, Banten, Jakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, Sumatera Selatan, Jambi, Riau, Sulawesi Selatan, Kalimantan Barat dan Kalimantan Barat.
Penerbitan Obligasi ini mendapat jaminan dari International Finance Corporation (IFC) maksimum sebesar Rp 100 miliar yang diberikan oleh IFC berdasarkan Perjanjian Garansi.
Penerbitan Obligasi ini juga mendapat jaminan atas tanah yang dimiliki oleh Pemberi Jaminan yang diikat dengan Hak Tanggungan peringkat pertama selambat-lambatnya pada Tanggal Emisi, sekurang-kurangnya memiliki nilai sebesar 120 persen dari pokok obligasi setelah dikurangi Jaminan IFC.
Director Head of Investment Banking PT Mandiri Securitas Dadang Suryanto menambahkan, obligasi ini diterbitkan dalam tiga seri, yakni Obligasi Seri A dengan tingkat bunga obligasi sebesar 11,2 persen hingga 12,2 persen per tahun, jangka waktu tiga tahun.
Obligasi seri B dengan tingkat bunga obligasi sebesar 11,65 persen hingga 12,65 persen per tahun dan jangka waktu obligasi lima tahun.
Obligasi seri C dengan tingkat bunga obligasi sebesar 11,75 persen hingga 12,75 persen per tahun dan jangka waktu obligasi tujuh tahun. "Porsi masing-masing ditentukan pada saat book building nanti," imbuh Dadang.
Perseroan menunjuk PT CIMB Securities Indonesia dan PT Mandiri Securitas sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi. Masa penawaran awal atau book building akan dilakukan tanggal 24 Februari 2014 hingga 10 Maret 2014. "Diharapkan bisa listing di bursa tanggal 1 April 2014," tutup Dadang.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya