China kian serius bidik kereta cepat Kuala Lumpur-Singapura
Merdeka.com - China kian serius membidik proyek kereta cepat atau High Speed Rail (HSR) Kuala Lumpur-Singapura sepanjang 350 kilometer. Negeri Tirai Bambu tersebut mengklaim memiliki teknologi perkeretaapian mumpuni.
"Salah satu keunggulan dari teknologi persinyalan kereta api kami adalah kesesuainnya dengan berbagai sistem yang telah eksisting. Ketika kita mendesain dan membangun HSR line, yang harus diingat adalah jalur tersebut harus melayani sebanyak mungkin penumpang dalam waktu yang cepat," kata Wakil Kepala Insinyur China Railway Corp Zhao Guo Tang ketika diwawancara sejumlah jurnalis Asean di Beijing, seperti diberitakan New Strait Times, hari ini.
Zhao menegaskan perusahaannya memiliki teknologi yang efisien dan berpengalaman membangun dan mengoperasikan jaringan kereta cepat terpanjang di dunia, lebih dari 22 ribu kilometer. Jika diakumulasi, China Railway Corp telah mengoperasikan 18 jalur kereta api domestik.
China pertamakali mengembangkan kereta cepat pada April 20017. Dalam satu dekade, kereta cepat China mampu mengangkut lebih dari 1,5 miliar penumpang per tahun.
"Ketika berbicara desain dan konstruksi jalur kereta cepat, konektivitas dan integrasi dengan jaringan kereta api eksisting menjadi penting dalam mengembangkan sistem transportasi," kata Zhao.
Selain China, sejumlah negara juga tertarik mengikuti tender proyek kereta cepat Kuala Lumpur-Singapura. Di antaranya, Jepang, Korea Selatan, Prancis, Spanyol, dan Jerman.
Kereta cepat dengan jalur ganda dan single gauge tersebut diperkirakan bisa melaju hingga 350 kilometer per jam. Dengan begitu, jarak tempuh bisa mencapai 1,5 jam atau lebih cepat sekitar 3,5 jam ketimbang mengendarai mobil dalam kondisi lalu lintas normal.
(mdk/yud)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya