Cerita Warga Terjebak di Restoran Palembang Akibat Listrik Padam
Merdeka.com - Listrik padam yang saat ini melanda wilayah Jabodetabek dan sekitarnya memberi dampak yang cukup luas. Salah satunya kepada warga DKI, Lia yang tengah menikmati makanan khas Palembang yaitu Pempek.
Cerita bermula saat Lia bersama keluarga menikmati makan siang di salah satu restoran Pempek di Jakarta. Saat menikmati makanan, listrik tiba tiba mati atau sekitar pukul 11.48 WIB.
Masalah muncul saat Lia ingin membayar tagihan makanan. Akibat listrik mati, EDC di restoran tidak bisa menyala atau tidak bisa menerima pembayaran non tunai. Sialnya, Lia saat itu juga tidak membawa uang tunai.
"Terjebak di rumah makan Palembang. Lagi asik asik makan pempek dan mikir bisa debit, lupa banget ambil cash. Ternyata gansetnya gak kuat narik selain lampu," kata Lia kepada merdeka.com.
Cerita tak berhenti di situ, Lia akhirnya harus mencari ATM untuk mengambil uang tunai. Namun sebagian ATM juga mati karena tidak ada energi listrik.
"Mau ambil tunai semua ATM gak bisa, kami terjebak di tempat makan," tegas Lia.
Cerita berbeda datang dari Cinere. Tangis bayi menggema dari salah satu rumah di sebuah komplek di Cinere, Depok. Suara semakin ramai karena dilengkapi dengan caci maki seorang ibu anak satu.
Ibu muda bernama Lia itu marah karena pemadaman listrik oleh perusahaan listrik negara (PLN) sudah berjam-jam. Dia bingung bagaimana nasib stok ASI-nya nanti.
"Saya kan stok untuk anak waktu kerja besok. Bagaimana kalau sampai basi. Mana ada banyak botolnya," ujarnya sembari menenangkan tangis anaknya.
Mati listrik yang terjadi juga membuat anak Lia rewel. Karena anak tersebut kepanasan sehingga tidak bisa tidur siang.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya