Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cerita Sri Mulyani bangun perekonomian Indonesia paska krisis 1998

Cerita Sri Mulyani bangun perekonomian Indonesia paska krisis 1998 Sri Mulyani. ©AFP PHOTO/KAZUHIRO Nogi

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani membeberkan strateginya dalam membangkitkan perekonomian Indonesia pasca krisis keuangan tahun 1998. Salah satunya dengan meneruskan langkah Boediono yang saat itu menjadi Menteri Keuangan periode 2001-2004, dan mulai menyusun neraca perdagangan nasional.

Seperti diketahui, Sri Mulyani sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan periode 2005-2009.

"Waktu zaman Pak Boediono banyak sekali UU yang merupakan fondasi dari keuangan negara dihasilkan. Meski kami banyak kerja untuk meneruskan (strategi Pak Boediono), tapi kita pertama kali yang menyusun neraca RI. Itu income statement maupun balanced. Jadi mulai dibuat," kata Sri di kantornya, Jakarta, Rabu (30/11).

Dia menjelaskan, pada masa jabatannya, APBN disusun lebih komparatif dengan perhitungannya mengikuti standar internasional. Bahkan, dia menilai bahwa APBN Indonesia dibuat lebih ambisius pasca mengalami krisis keuangan.

Selain itu, pihaknya juga menginginkan agar APBN bisa lebih transparan dalam pembiayaan terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sehingga, para pelaku ekonomi bisa melihat bahwa pemerintah bertanggungjawab dalam memajukan BUMN dalam negeri.

"BUMN punya pemerintah. Jadi saat BUMN punya masalah dia selalu datang ke pemerintah. Jadi stakeholder bisa tahu kalau BUMN punya masalah jadi persoalan buat kami," imbuhnya.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP