Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cerita Sri Mulyani 15 kali gagal telpon call center tax amnesty

Cerita Sri Mulyani 15 kali gagal telpon call center tax amnesty sri mulyani. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani ‎mengaku call center 1500-745 untuk pelayanan Tax Amnesty atau pengampunan pajak dinilai masih kurang memuaskan. Hal ini lantaran dirinya mencoba sendiri menelpon ke nomor tersebut.

Mantan Direktur Pelaksana World Bank ini menceritakan, langkah tersebut diambil setelah dirinya mendapat pengaduan dari beberapa Wajib Pajak (WP) yang mengeluhkan layanan call center tersebut sulit dihubungi. Setelah dicoba, dirinya ternyata juga mendapati jika call center untuk Tax Amnesty sulit dihubungi.‎

"Ini sebenarnya saya coba sendiri saluran untuk mendapatkan informasi detail saya coba 1500-745 waktu itu sampai 15 kali telepon enggak masuk - masuk juga," ujarnya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (22/8).

Setelah mengetahui hal tersebut, dirinya memutuskan agar Direktorat Jenderal Pajak menambah pegawai khusus yang ditempatkan pada pelayanan call center Tax Amnesty.‎

"Kami tambahkan jumlah orang mudah-mudahan sekarang lebih baik pelayanannya. Memang enggak bisa jamin akan terus menerus," tuturnya.

Dari catatan Ditjen Pajak, sebanyak 30.000 panggilan telah masuk ke nomor 1500-745. Sebanyak 20.000 diterima dan sisanya gagal.

Waktu tambahan kerja khusus pelayanan tax amnesty juga menjadi 7 hari nonstop di seluruh kantor wilayah pajak.‎

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP