Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

CEO Ini Rela Jual Saham dan Rumahnya Demi Selamatkan Bisnis Di Tengah Pandemi

CEO Ini Rela Jual Saham dan Rumahnya Demi Selamatkan Bisnis Di Tengah Pandemi Richard Branson. ©blogspot.com

Merdeka.com - Pendiri VG Acquisition Corp, Richard Branson ingin mengumpulkan USD 460 juta atau R 6,7 triliun dengan cara menjual sebagian saham dan rumahnya untuk memperbaiki bisnisnya yang bangkrut akibat pandemi. Uang yang didapat kemudian akan digunakan untuk membeli bisnis kecil di Amerika Serikat dan Eropa yang kurang dihargai di sektornya.

"Kami percaya bahwa krisis Covid-19 telah menyebabkan dislokasi sementara di beberapa sektor fokus kami, menciptakan peluang langka untuk berinvestasi dalam bisnis dengan target yang kuat secara fundamental dengan penilaian yang menarik," kata Branson

Dilansir dari CNN, rencana tersebut dapat membantu Branson memanfaatkan selera investor yang tak terbatas untuk perusahaan akuisisi tujuan khusus, atau SPAC. Ini juga dikenal sebagai perusahaan cek kosong yang didirikan dengan tujuan semata-mata untuk mengakuisisi perusahaan lain dan mencantumkannya di pasar saham.

Bisnis Terganggu

ceo ini rela jual saham dan rumahnya demi selamatkan bisnis di tengah pandemiRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Sebelumnya, keuangan Branson telah terganggu oleh pandemi Covid-19 dan pada bulan April dia menggadaikan rumahnya di British Virgin Islands. Di bulan Mei, terungkap juga bahwa Branson sedang bersiap untuk menjual hingga USD 504,5 juta atau Rp7,5 triliun sahamnya di Virgin Galactic.

"Virgin bermaksud menggunakan hasil apa pun untuk mendukung portofolio bisnis rekreasi, liburan, dan perjalanan globalnya yang telah terpengaruh oleh dampak Covid-19 yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata Branson

Branson memiliki reputasi untuk mengambil risiko yang berani dan berusaha mengganggu sektor dengan operator yang sudah mapan. Dimulai sebagai pengecer catatan pesanan lewat pos pada tahun 1970, merek Virgin kini telah melekat pada lebih dari 40 bisnis di seluruh dunia, yang bersama-sama menghasilkan USD 22 miliar pendapatan dalam tahun keuangan terakhir mereka.

Reporter Magang : Brigitta Belia

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP