Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cegah penyelewengan, Presiden Jokowi evaluasi penyaluran subsidi

Cegah penyelewengan, Presiden Jokowi evaluasi penyaluran subsidi Jokowi pimpin ratas di Istana Kepresidenan. ©Setpres RI/Rusman

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menggelar rapat terbatas membahas Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2016. Salah satu agenda pembahasan ratas kali ini ialah evaluasi pemberian dana subsidi agar tepat sasaran.

"Masalah subsidi listrik, subsidi BBM dan non energi juga harus lebih dikalkulasi lagi agar bisa tepat sasaran," tutur Jokowi saat membuka rapat di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (4/8).

"Dalam ratas kali ini juga akan ditetapkan angka dalam rangka rencana APBN 2016 dan juga penyederhana dana bantuan sosial di 2016. Asumsi dasar ekonomi makro dengan mengikuti perkembangan ekonomi terkini kita ingin semua nantinya dipasang secara realistis yang pertama," tambah Jokowi.

Hal yang tidak kalah penting dibahas dalam rapat tersebut adalah dana transfer daerah. Presiden Jokowi mengatakan, pemerintah akan memperketat sisi pengawasan dalam penggunaan dana transfer daerah.

"Kemudian transfer daerah dan dana untuk alokasi desa juga lebih besar dibandingkan dengan belanja kementerian dan lembaga, ini juga hati-hati di sisi pengawasan, di sisi controling di lapangan harus dilakukan," imbuh Jokowi.

Presiden menegaskan RAPBN 2016 akan tetap difokuskan kepada sektor pendidikan dan kesehatan juga penanggulangan kemiskinan. "Juga penyaluran bantuan sosial 2016 diharapkan juga harus lebih fokus di bidang pendidikan, di bidang kesehatan dan juga di bidang penanggulangan kemiskinan. Saya persilahkan pak menteri keuangan, pak Menko (Perekonomian) untuk menyampaikan," tutur Jokowi. (mdk/bim)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP