Cegah kepadatan mudik, pemerintah akan tetapkan THR cair lebih cepat & libur ditambah
Merdeka.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengusulkan agar Tunjangan Hari Raya (THR) diberikan lebih awal. Menurut Menteri Budi, jika THR diberikan lebih cepat, maka masyarakat akan lebih fleksibel dalam menetapkan waktu mudiknya, sehingga keberangkatan pemudik tidak terfokus pada waktu tertentu.
Usul ini disampaikan Menteri Budi untuk Kementerian Ketenagakerjaan agar menerbitkan suatu kebijakan untuk perusahaan, terkait dengan pemberian THR yang lebih cepat dan tidak mepet dengan hari raya.
"Mengusulan ke Kementerian Tenagakerja, beri tunjangan lebih cepat," kata Menteri Budi, saat menghadiri rapat koordinasi persiapan penyelenggaraan angkutan Lebaran 2018, di Kantornya, Jakarta, Jumat (13/4).
THR yang lebih cepat, lanjutnya, dapat mengurangi kepadatan arus mudik. "Lebih cepat H-7 jangan H-2, orang tidak pulang-pulang," ucap Menteri Budi.
Menteri Budi melanjutkan, selain mempercepat pemberian THR, cara lain mengurai konsentrasi keberangkatan pemudik adalah menambah waktu libur untuk pelajar, dua hari sebelum cuti bersama Lebaran 2018 yaitu Senin 11 Juni 2018 dan Selasa 12 Juni 2018.
"Kalau Kementerian Pendidikan Kebudayaan, itu ada tambahan libur dua hari. Senin-Selasa. Kalau itu berhasil kita akan lebih baik. Ada hari kejepit," tandasnya.
Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono
Sumber: Liputan6
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya