Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Catat, Tips Ampuh Raih Pekerjaan di Era Digital

Catat, Tips Ampuh Raih Pekerjaan di Era Digital Ilustrasi wawancara kerja. ©2014 Merdeka.com/shutterstock.com/Odua Images

Merdeka.com - Pandemi Covid-19 telah mengubah tatanan kehidupan masyarakat. Sejak pandemi berlangsung, angka pengangguran di Indonesia per Agustus 2021 sebanyak 9,1 juta orang.

Saat ini melamar pekerjaan bermodalkan ijazah saja ternyata tidak cukup. Anda harus memiliki kemampuan yang dibutuhkan perusahaan di era serba digital seperti sekarang.

Kecakapan menggunakan teknologi menjadi modal penting dalam aspek kehidupan saat ini, termasuk dalam mengembangkan bisnis. Sehingga penting sekali memiliki satu keahlian yang berhubungan dengan teknologi.

Berikut ini tips dari Allianz agar bisa bersaing dan mudah mendapatkan pekerjaan di era digital:

1. Menguasai Kemampuan yang Dibutuhkan Perusahaan

kemampuan yang dibutuhkan perusahaanRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Saat ini banyak perusahaan rintisan (startup) yang bergerak di bidang industri digital. Hampir semua perusahaan besar termasuk startup memiliki divisi information technology (IT).

Tak usah khawatir bila Anda bukan lulusan dari jurusan yang berhubungan dengan IT. Sebab ada beberapa hal yang masih bisa dipelajari dan dibutuhkan perusahaan saat ini. Antara lain social media specialist, digital marketer, SEO content writer, UI/UX designer dan researcher.

2. Mengikuti Kursus

Agar memiliki keahlian atau kemampuan yang sedang banyak dicari perusahaan, Anda bisa mempelajarinya secara otodidak atau mengikuti kursus profesional. Mengikuti kursus sangat disarankan untuk mendapatkan ilmu dan pengetahuan yang lebih optimal.

Saat ini, banyak lembaga atau perusahaan rintisan yang membuka program atau kursus intensif untuk menguasai keahlian tersebut. Bahkan para pengajarnya meruapakan orang-orang yang telah lebih dulu terjun di bidang tersebut, khususnya terkait digital.

Pembelajaran bisa dilakukan secara online maupun tatap muka. Selama masa kursus, Anda juga akan diberikan tugas individu maupun kelompok untuk menyelesaikan proyek. Sehingga kompetensi bisa lebih teruji dan sekaligus menjadi portofolio.

Beberapa lembaga kursus pun memiliki career coach yang bisa membantu menyalurkan keahlian yang telah dimiliki ke dunia kerja.

3. Upgrade dan Perbaiki Akun LinkedIn

LinkedIn merupakan jaringan profesional terbesar di dunia internet. Bila Anda telah memilikinya, maka LinkedIn bisa membantu mencarikan pekerjaan yang cocok dengan keahlian yang dimiliki.

Bergabung dengan LinkedIn bisa membantu memperluas jaringan, dan mempelajari keterampilan untuk menunjang kesuksesan karier. Apalagi saat ini banyak perusahaan yang mencari tenaga kerja melalui LinkedIn.

Untuk itu, Anda perlu melengkapi profil LinkedIn dengan informasi yang lengkap. Layaknya sebuah CV, rekruiter dapat mengetahui riwayat pendidikan dan pengalamanmu melalui profil LinkedIn.

Jangan lupa lampirkan sertifikasi yang Anda miliki sebagai nilai tambah.

4. Lamar Pekerjaan Sesuai Spesifikasi

pekerjaan sesuai spesifikasiRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Strategi fresh graduate dalam melamar pekerjaan biasanya mengirimkan lamaran sebanyak mungkin dengan harapan memperbesar peluang. Padahal peluang sebenarnya tetap kecil jika profil tidak sesuai dengan spesifikasi yang diminta perusahaan.

Contohnya jika lamaran mencantumkan hanya menerima jurusan hukum untuk mengisi posisi legal. Namun Anda yang jurusan sastra nekat melamar, peluang untuk dipanggil wawancara tentu sangat kecil.

Agar peluang menjadi lebih besar, carilah pekerjaan yang yang masih berhubungan dengan jurusan kuliah. Misalnya untuk lulusan sastra melamar sebagai reporter, translator, atau copy writer.

Bila sulit menemukan lowongan yang sesuai dengan spesifikasi pendidikan, maka sebaiknya memiliki kemampuan tambahan yang membuatmu memiliki nilai plus. Semisal kemampuan bahasa asing, video editing, menulis, atau kemampuan baru yang kamu pelajari melalui kursus.

5. Hindari Kesalahan Sepele

Kadang, kesalahan kecil seperti typo pada CV bisa menjadi penilaian tim HRD. Selain itu, kesalahan tidak memakai Bahasa Indonesia yang baik dan benar saat membalas email hingga mengosongkan body email sangat mengirim lamaran bisa dianggap sebagai sifat kurang profesional.

Kemungkinan ada ratusan bahkan ribuan lamaran yang masuk untuk memperebutkan satu posisi. Jika lamaran tidak cukup stand out, ditambah kesalahan kecil seperti yang disebutkan di atas, dapat menghilangkan kesempatanmu untuk dipanggil ke tahap selanjutnya.

 

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP