Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cara hemat listrik biar tagihan tak bengkak

Cara hemat listrik biar tagihan tak bengkak Ilustrasi Pulsa Listrik. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Tarif listrik menjadi sumber pengeluaran yang lumayan besar bagi jutaan keluarga menengah. Apalagi, setelah pemerintah memutuskan menghapus subsidi listrik bagi pelanggan PLN.

Dengan begitu, masyarakat mesti berhemat listrik agar tagihannya tidak membengkak. Lalu bagaimana cara mengatasi tagihan tersebut?

1. Cabut stop kontak

Salah satu cara membuat tagihan listrik tidak membengkak dengan mengubah kebiasaan boros atau buang-buang listrik.

Sebaiknya, saat meninggalkan rumah jangan biarkan lampu terus menyala. Selain itu matikan alat-alat elektronik jika tidak sedang digunakan, seperti televisi, pendingin ruangan (AC), mesin pompa. Jangan lupa untuk mencabut kabelnya dari stop kontak.

2. Pilih elektronik berdaya kecil

Pikirkan berapa daya listrik yang dibutuhkan, jangan sampai terlalu tinggi dan tidak sesuai dengan kebutuhan.

Pilihlah alat elektronik yang berdaya lebih kecil supaya bisa lebih berhemat. Rice cooker, mesin cuci, pendingin udara atau AC, dan perabot lainnya, pilihlah yang sesuai dengan daya listrik yang ada di rumah.

3. Desain rumah yang mendukung hemat energi

Ini adalah salah satu tips berhemat yang harus diterapkan ketika tengah membangun rumah.

Cobalah untuk membangun rumah yang memiliki banyak bukaan atau jendela. Hal tersebut memungkinkan melakukan penghematan karena tidak perlu lagi menggunakan pendingin udara ataupun lampu.

4. Menentukan Kebutuhan Daya Listrik

Pikirkan berapa daya listrik yang kamu butuhkan, jangan sampai terlalu tinggi dan tidak sesuai dengan kebutuhan kamu.

Sebagai informasi, tarif listik pada Oktober 2016, di Tegangan Rendah (TR) menjadi Rp 1.459,74 kWh dan tarif listrik di Tegangan Menengah (TM) menjadi Rp 1.111,34 per kWh. Sedangkan untuk tarif listrik di Tegangan Tinggi (TT) menjadi Rp 994,80 per kWh dan tarif listrik di Layanan Khusus menjadi Rp 1.630,49 per kWh.

Sumber: Liputan6.com

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP