Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Capai 100 Persen, Program Kartu Prakerja Disebut Bakal Lanjut di 2021

Capai 100 Persen, Program Kartu Prakerja Disebut Bakal Lanjut di 2021 Wapres Maruf Amin. ©2019 Merdeka.com/Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menegaskan program kartu prakerja akan berlanjut hingga 2021. Hal tersebut karena berhasil mencapai target kepersertaan 100 persen, yaitu 5,6 juta orang.

"Menurut info yang saya terima program ini telah berhasil mencapai target kepesertaan 100 persen yakni 5,6 juta orang. Namun karena pekerja yang telah mendaftar juga yang saya denger, mendaftarkan program kartu pra kerja ini mencapai 43 juta orang maka pemerintah insyaallah memutuskan melanjutkan kegiatan ini pada 2021, insyaAllah," kata Ma'ruf Amin saat silaturahmi dengan komunitas kartu prakerja, dalam akun youtube Kartu Prakerja, Senin (28/12).

Dia pun berharap kendala yang dirasakan, serta aspirasi yang disampaikan pada program di 2020 bisa memperbaiki di 2021. Sehingga program tersebut bisa lebih baik kembali.

"Saya berharap kendala atau aspirasi pada 2020 ini dapat memicu inovasi baru pada pelaksanaan program kartu pra kerja pada 2021 nanti. Sehingga pelaksanaan program ini bisa lebih baik lagi," imbuhnya.

Menurutnya, Kartu Prakerja merupakan salah satu langkah extra ordinary pemerintah untuk menjaga kestabilan kondisi ketenagakerjaan di Indonesia. "Pelaksanaannya memanfaatkan teknologi dan berupaya mendorong pengembangan kompetensi pencari kerja, mereka yang terkena PHK atau yang membutuhkan peningkatan keterampilan, termasuk UMKM yang tutup akibat pandemi," jelasnya.

Selain itu, Kartu Prakerja bisa menjadi insentif untuk menjaga daya beli yang turun akibat pandemi Covid-19. Diharapkan dengan Prakerja, angkatan kerja bisa mendapatkan pekerjaan, para pekerja bisa meningkatkan keterampilannya dan pelaku UMKM yang tutup bisa membuka usaha kembali.

"Saya apresiasi hal ini, dan saya harap pelaksanaannya akan bisa lebih baik," tutupnya.

Sebelumnya diketahui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memastikan jika program kartu prakerja akan berlanjut di 2021. Bahkan, Program kartu prakerja tahun depan akan memakai model yang sama seperti 2020.

Tahun ini, anggaran program kartu prakerja mencapai Rp20 triliun. Sedangkan tahun depan program ini juga akan dilanjutkan namun dengan dana yang kembali seperti perencanaan yakni Rp10 triliun.

"Tahun depan kita akan kembali ke dana yang Rp10 triliun karena program bantuan pemerintah disesuaikan dengan situasi dengan harapannya pandemi ini akan turun," ujar dia, Selasa (15/12).

Program ini kartu prakerja ini juga akan dilanjutkan dengan model yang sama. Setelah itu akan kembali dilakukan evaluasi pada kuartal kedua tahun 2021.

Evaluasi ini untuk menentukan apakah di masa adaptasi kebiasaan baru program akan dilakukan sesuai rencana atau dengan model seperti saat ini. "Tentu itu kita lihat dari kuartal pertama capaiannya," kata dia.

Dia menuturkan jika dari hasil evaluasi pelaksanaan program kartu prakerja menyatakan 80 persen telah dilakukan sesuai rencana. Program ini dinilai tepat sasaran dan banyak korban PHK yang telah memiliki profesi baru.

"Mereka mendapatkan manfaat dari pada kartu prakerja dan dirasakan tepat sasaran dan dari mereka yang tadinya terkena PHK jadi mendapatkan profesi baru," kata Airlangga.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP