Bus Damri jadi obyek percontohan pembayaran tol dengan OBU
Merdeka.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan PT Telkom Indonesia melakukan uji coba sistem pembayaran tol tanpa harus membuka kaca kendaraan atau disebut JM Access berbasis on board unit (OBU). Uji coba dilakukan di gerbang tol (GT) Soedijatmo (Kapuk), ruas Tol Jakarta-Tangerang-Cengkareng.
Direktur Operasi I PT Jasa Marga, Mohammad Sofyan, mengatakan uji coba JM Access OBU ini dilakukan sebagai upaya untuk mempercepat lagi waktu pembayaran di di gerbang tol. Dia pun mengatakan cara pembayaran JM Access OBU ini lebih cepat daripada dengan menggunakan kartu e-toll, karena pengendara tidak perlu melakukan penempelan (tapping).
"Kita juga beri solusi mengenali cara baru melakukan pembayaran. Bedanya kemarin berbasis kartu," ungkapnya, Jumat (15/9).
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Herry Trisaputra Zuna, mengatakan uji coba JM Access OBU ini dilakukan untuk mendukung percepatan program multi lane free flow yang ditargetkan bakal diterapkan pada 2018.
"Jadi kalau ditanya hari ini kita lagi mengkaji teknologi yang akan dipilih untuk dilihat efektivitasnya. Target kita adalah multi lane free flow," ujar Herry.
Adapun untuk tahap awal, JM Access OBU baru digunakan pada bus Damri. Dari 300 unit bus yang bakal dipasang, baru 17 unit yang melayani rute dengan tujuan Bandara Soekarno Hatta ke Stasiun Gambir.
Herry pun berharap, perusahaan transportasi lain dapat segera mengikuti langkah Damri dalam menggunakan sistem pembayaran ini. Sebab, JM Access OBU dinilai lebih cepat dalam melakukan transaksi pembayaran di gerbang tol dari pada elektronik toll card.
"Memang sinergi hari ini masih dengan BUMN, tapi kami harap dalam waktu yang tidak lama kami akan penetrasi ke logistic company atau Bluebird. Dengan harapan penetrasi pasar penggunaan transaksi non tunai akan lebih besar," pungkasnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya