BUMN dapat utang USD 2 miliar dari Bank Pembangunan Jerman
Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno memastikan perusahaan pelat merah mendapat pinjaman sebesar USD 2 miliar dari Bank Pembangunan Jerman, KfW. Sebesar USD 300 juta telah dimanfaatkan oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).
Sisanya kemungkinan bakal digunakan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) untuk membeli kapal.
"Karena kapal Pelni yang dipakai sekarang dari Jerman. Tetapi kalau melihat keadaan sekarang kapal-kapal sudah tua sehingga tidak efisien," jelasnya saat ditemui di kantor pusat Pertamina, Jakarta, Kamis (28/5).
Menurut Rini, pembelian kapal dengan teknologi terbaru bakal menghemat bahan bakar. Kapal berperan penting menopang roda ekonomi daerah.
"Mereka (KfW) juga menawarkan peminjaman jangka panjang untuk pembelian kapal," terangnya.
Selain Jerman, kata Rini, China juga memberikan pinjaman pada Indonesia. Di sisi lain, pihaknya juga masih membicarakan potensi penyaluran pinjaman dari Japan Bank for International Cooperation (JBIC). (mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya