Bukalapak akan Hapus Penawaran Penjualan Gedung DPR RI
Merdeka.com - Senior Corporate Communications Manager Bukalapak Gicha Graciella menanggapi soal viralnya penjualan gedung DPR RI. Dia menegaskan, Bukalapak akan segera menurunkan penawaran penjualan gedung DPR RI tersebut.
"Pelapak yang terbukti menjual produk yang tidak sesuai dengan syarat dan ketentuan akan segera di take-down oleh team yang terkait," tegas dia kepada Merdeka.com, Rabu (7/10).
Gicha mengatakan, sebagai sebuah platform marketplace, Bukalapak memperbolehkan pelapak untuk menentukan harga produk dan strategi penjualan masing-masing.
Akan tetapi, Bukalapak akan menindak tegas untuk pelapak yang menjual produk yang menyalahi aturan dan tidak sesuai dengan syarat dan ketentuan yang telah disepakati bersama. Sebagaimana juga mengacu pada peraturan pemerintah dan hukum yang berlaku di Indonesia.
"Kami juga sangat terbuka untuk para pengguna memberikan laporan terkait dengan hal ini. dengan cara menggunakan fitur lapor dan menghubungi akun BukaBantuan di Bukalapak untuk dapat ditindaklanjuti oleh team terkait," paparnya.
Gedung DPR Dijual
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSebelumnya, usai Undang-Undang Cipta Kerja disahkan, ternyata bentuk demo secara halus yang dilakukan oleh sebagian penggiat UMKM ialah menjual Gedung DPR RI. Hal itu bentuk protes dan menyampaikan rasa kecewa.
Ditemukan beberapa potret iklan gedung DPR dengan harga yang sangat murah, dari Rp 1.000 hingga yang termahal, mencapai Rp 99.000 saja.
Iklan ini terpampang di berbagai laman situs jual-beli online, seperti Shopee dan Tokopedia. Sayangnya sebagian dari toko ini segera menghapus iklan penawaran tersebut.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya