BTN salurkan Rp 300 M KPR untuk pembiayaan 2.000 unit rumah pegawai Lion Air
Merdeka.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk berkomitmen mendukung pembiayaan sekitar 2.000 unit perumahan bagi pegawai Lion Air Group di wilayah Lebak, Banten. Dukungan pembiayaan tersebut merupakan bagian dari program satu juta rumah.
Direktur Utama Bank BTN, Maryono, mengatakan sinergi pengadaan perumahan tersebut diwujudkan dalam penandatangan MoU antara Lion Air Grup sebagai pembeli dan PT Bintang Energi Lestari (BEL) sebagai pihak pengembang.
"Jadi ini ada MoU dua belah pihak dengan PT Bintang Energi Lestari dan Lion. Di mana BTN dijelasin kita biayai kredit untuk pembangunan rumah. Setelah bangun rumah selesai maka yang membeli adalah karyawan Lion Air yang memiliki 29.000 karyawan," ujarnya di Kantor BTN, Jakarta, Kamis (8/3).
Maryono mengatakan, dari jumlah 29.000 karyawan Lion Air Grup, 8.000 diantaranya telah menyatakan minatnya untuk membeli perumahan tersebut. "Kurang lebih 8.000 sudah komit mau beli, ini akan kita proses menjadi KPR. Sehingga semua pembayaran melalui BTN. Jadi jelas tanah siap, yang bangun juga sudah siap," jelasnya.
Maryono mengatakan, tahap awal pembangunan perumahan tersebut akan menghabiskan pembiayaan sebesar Rp 300 miliar. Namun demikian, untuk keseluruhan pembiayaan belum dapat dijabarkan secara rinci.
"(Tahap awal) Rp 300 miliar. Akan ada tahap-tahap berikutnya. Ini tahap pertama untuk karyawan Lion. Nanti nambah lagi jadi ada segmen yang lain-lain. Baik untuk subsidi maupun mikro," jelasnya.
Di tempat yang sama, Direktur Utama Lion Air Grup Edward Sirait, mengatakan pihaknya menyambut baik adanya sinergi tersebut. Lion Air terus berkomitmen memfasilitasi karyawan dalam memiliki hunian yang terjangkau dan sesuai dengan kemampuan karyawan.
"Kami terus berupaya membantu karyawan memiliki hunian yang terjangkau dengan menawarkan skema pembiayaan dengan besaran uang muka dan angsuran yang sesuai kemampuan pekerja. Hal ini sebagai suatu inisiasi perusahaan," jelasnya.
Sementara itu, Direktur PT Bintang Energi Lestari Ishak mengatakan, kebutuhan akan hunian yang nyaman dan terjangkau terus meningkat di kawasan Banten. Dalam jangka panjang, trend tersebut bergerak pada kebutuhan institusi pendidikan lalu kawasan komersial seperti rumah toko hingga gedung perkantoran.
"Selain itu dengan melonjaknya harga tanah di DKl Jakarta dan Tangerang Raya. Membuat daerah penunjang seperti kabupaten Lebak yang berdekatan dengan Tangerang menjadi daerah yang sangat potensial untuk pengembangan perumahan. Di mana Tangerang itu sendiri berdekatan lokasinya dengan kawasan komersial Jakarta," jelasnya.
PT Bintang Energi Lestari (PT BEL) selaku pengembang berencana membangun kawasan hunian dengan berbagai tipe rumah mulai dari rumah tipe 22/60, 36/72 sampai rumah bangunan komersial dua lantai. Kawasan hunian yang akan dibangun oleh PT. BEL diberi nama 'Perumahan Bintang Maja Lestari'.
"Proyek Pembangunan Perumahan Bintang Maja Lestari akan dilakukan secara bertahap. Untuk tahap pertama akan dibangun sebanyak 4.000 unit rumah dan dalam 2 tahun ke depan akan dibangun sebanyak 15.000 unit rumah," jelasnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya