BTN harap pemerintah mendatang tetap subsidi rumah tapak
Merdeka.com - Bank Tabungan Negara (BTN) berharap pemerintah mendatang tetap menyalurkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk rumah tapak. Pasalnya, Kementerian Perumahan Rakyat sebagai otoritas yang berwenang saat ini memutuskan bahwa program subsidi bunga itu hanya akan disalurkan pada pembelian rumah susun mulai Maret 2015.
Dengan kata lain, subsidi bunga hanya berlaku bagi rumah tapak yang akad kreditnya diterbitkan bank pelaksana paling lambat 31 Maret 2015 dan pencairan dana FLPP diajukan paling lambat 30 juni 2015.
"Saya sendiri berpendapat kota besar memang waktunya rumah susun. Tapi daerah apalagi di luar Jawa belum waktunya, belum familiar masalah ini," ucap Direktur Utama BTN Maryono saat peluncuran BTN Housing Finance Center, Jakarta, Kamis (16/10).
Kendati demikian, Maryono juga tak masalah jika pemerintah mendatang tetap melanjutkan kebijakan tersebut. Pasalnya, hal tersebut tak berpengaruh signifikan terhadap profil pembiayaan perumahan BTN.
"Program landed house ataupun rumah bersusun kita sudah biayai, tidak masalah. Daerah nanti bersusun tidak apa apa juga, dua sampai tiga tingkat sudah bersusun kan, ini tidak terlalu berdampak." (mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya