BTN diisukan hendak dicaplok BRI dan Bank Mandiri
Merdeka.com - Beredar isu yang menyebutkan bahwa Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Mandiri berencana mengakuisisi BTN. Lantaran belum ada kejelasan soal isu ini, Direktur Utama Bank BTN Maryono menanggapi dingin kabar tersebut.
Menurutnya, isu pencaplokan tersebut belum terbukti kebenarannya. Namun pihaknya tidak buru-buru menutup kemungkinan itu.
"Isu itu belum tentu benar dan belum tentu salah. Bukan fakta dan kenyataan. Kami tetap konsentrasi bagaimana meningkatkan performance lebih baik," ujarnya saat acara 'paparan kinerja Bank BTN TW4 2013' di Kantor Pusat Bank BTN, Jakarta, Senin (10/2).
Dia menuturkan, sejauh ini belum ada pembicaraan serius terkait isu akuisisi dua bank pelat merah itu terhadap BTN. "Sampai saat ini manajemen belum pernah diajak bicara masalah akuisisi, baik oleh Bank Mandiri maupun BRI," ungkapnya.
Maryono menuturkan, perseroan lebih memilih fokus pada peningkatan kinerja keuangan. "Kami konsentrasi bagaimana transformasi bisnis baik bisnis culture, infrastruktur dimana bisnis ini awal transformasi kami, sehingga bisa berjalan sampai 2017," jelas dia.
BTN berambisi menjadi bank teratas dalam segmen perumahan. Pihaknya juga telah memberitahukan misi ini kepada pihak Bank Indonesia (BI) selaku regulator.
"Kami juga sudah kirim surat ke regulator ingin fokus di bidang perumahan. Kita sedang transformasi bagaimana kita meningkatkan market share perumahan ini kita akan kembangkan," katanya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya