BSN ingin Indonesia jadi kiblat standar mobil listrik dunia
Merdeka.com - Badan Standardisasi Nasional (BSN) bermimpi menjadikan Indonesia sebagai kiblat standar mobil listrik internasional. Pemerintah saat ini terus menyempurnakan mobil listrik Indonesia seperti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Tim Putra Petir bentukan Menteri BUMN Dahlan Iskan.
Kepala BSN Bambang Prasetya mengatakan proses standardisasi mobil listrik nasional saat ini masih terus berjalan. Bambang ingin nantinya dunia internasional akan mencontek Indonesia dalam hal standar mobil listrik.
"Kalau kita bisa menciptakan standar baru kenapa tidak. Negara lain memang lebih dulu mengembangkan mobil listrik, tapi kalau sama sama start kita lebih cepat dan mendikte internasional. Ke depannya kita buat standar sendiri. Kita jadi leader sekarang jangan jadi pengikut terus," ucap Bambang di Monas, Jakarta, Minggu (22/12).
Bambang mengaku akan terus mendukung mobil listrik Indonesia dari sisi standardisasi. Bambang juga berharap nantinya masyarakat bisa menyukai dan menggunakan mobil bertenaga baterai ini sebagai alat transportasi utama.
Untuk menyosialisasikan mobil listrik, Bambang mempunyai cara sendiri yaitu dengan gerak nasional seperti penggunaan batik pada hari Jumat setiap kerja. Dengan gerak nasional Bambang yakin mobil listrik nantinya akan mendunia.
"Kita mendukung aspek standar. Semua dipastikan jalan sesuai dengan spesifikasi baku. Mudah-mudahan gerak nasional seperti Batik akan berhasil. Jadi ada gerak nasional seperti India pejabat dan taksi menggunakan mobil listrik," tutupnya. (mdk/ard)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya